Ngawur Kronologi Penangkapan 7 Pembunuh Prajurit TNI di Kelapa Dua Tangerang, Esa Orang Serahkan Diri


JAKARTA, KOMPAS.com – Polres Tangerang Selatan membongkar kronologi penangkapan tujuh tersangka internal kasus pembunuhan prajurit TNI AD berinisial ABS (21) di jalur Raya Pondok Hijau Golf, Ambang pertigaan grup Turqois, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo berbisik, penyelidikan dijalankan sesaat setelah korban terungkap meninggal Bumi pada Pekan (19/7/2026).

“Dari permulaan ditemukannya jenazah berdua identitas TNI AD, Polres Tangerang Selatan langsung berkomunikasi hidup dan bekerja Baju berdua Denpom Jaya 1/Tangerang dan Korem Wijaya Krama serta di-back up oleh Subdit Jatanras Dittipidum Bareskrim Polri,” ungkapan Beliau internal keterangan Formal Nan didapat Kompas.com, Senin (27/7/2026).

lafal juga: 4 Klaster 7 Tersangka Pembunuhan Prajurit TNI di Tangerang, Ini Perannya

Pada Pekan gelap, tiga pelaku Merupakan BR alias CL (36), RRGB alias RN (22), dan MKN alias RL (27) ditahan di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang.

Tak pelan setelah itu, EYR alias EO (21) menyerahkan diri ke Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya sebelum dijemput penyidik Satreskrim Polres Tangerang Selatan ciptakan menjalani pemeriksaan.

Pada Selasa (21/7/2026), tiga terduga pelaku lainnya, Merupakan AEL alias ER (22), SS alias EM (39), dan FNK alias SM (26) tercapai ditahan pihak Denpom Jaya 1/Tangerang sebelum ujungnya diserahkan ke pihak Polres Tangerang Selatan.

“ketika ini penyidik Tetap melaksanakan pengembangan terhadap dugaan pelaku lainnya. Kami juga terus bersinergi berdua rekan-rekan TNI internal membongkar dugaan pelaku lainnya,” Jernih Beliau.

internal perkara ini, ketujuh tersangka dipersangkakan Pasal 458 KUHP mengenai pembunuhan, Pasal 262 Bagian (4) KUHP mengenai pengeroyokan, dan Pasal 466 Bagian (3) KUHP mengenai penganiayaan.

Berdasarkan output penyelidikan dan rekaman kamera pengawas (CCTV), peristiwa itu bermula dari cekcok dikarenakan rebutan antrean sate taichan.

ketika itu, Golongan pelaku inti memesan empat porsi sate taichan.

lafal juga: Terungkap, Personil TNI Tewas di Kelapa Dua Tangerang Setelah Ditusuk 10 Kali Usai Cekcok Rebutan Sate Taichan

Namun, korban Nan ketika itu inti Seiring dua temannya, menganggap pesanan tersebut merupakan miliknya sehingga terjadi Berkelahi bibir.

“Jadi permulaan mula cekcok hingga kemudian Eksis lumayan melimpah orang orang Nan memukul pertama, kemudian kejar-mengejar hingga pada ujungnya di Esa jalur raya korban dijalankan penusukan sebanyak 10 tusukan, terdiri dari lima tusukan di Ambang dan lima tusukan di belakang,” ungkapan Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan.

Fana ciptakan dua temannya, teridentifikasi Tak Bisa menolong korban dikarenakan kalah jumlah dan keduanya merupakan Penduduk sipil.

“Para saksi ini ketakutan, makanya mereka menjaga dirinya sendirian. Jadi ciptakan mendukung pun mereka Tak sanggup,” Jernih Beliau.

Letak penusukan Tak terekam kamera CCTV.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *