Seorang mantan pejabat rezim Inggris, Ann Widdecombe dibunuh ketika menyantap nyemil cerah di rumahnya. Terungkap bagian dalam persidangan, bahwa wanita berusia 78 tahun itu dipukul berdua palu di bagian kepala sebanyak 21 kali oleh pelaku.
Widdecombe Nan merupakan tokoh terkemuka bagian dalam kelompok populis Reform UK dan mantan Personil parlemen ini, seperti dilansir Reuters, Rabu (22/7/2026), terdeteksi tewas di kediamannya di area pedesaan barat daya Inggris pada 9 Juli Lampau, setelah diserang secara brutal sehari sebelum itu.
Kasus ini mengguncang Bumi pemerintahan Inggris dan menyebabkan kekhawatiran extra berikut mengenai keamanan para politisi, menggali memori dua Personil parlemen Nan Tetap hidup menjabat tewas dibunuh sejak tahun 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Widdecombe dikenal atas pandangan sosial Nan konservatif dan pernah menjabat sebagai pejabat Junior bagian dalam pemerintahan Perdana pejabat (PM) John Major periode tahun 1992-1997, sebelum berperan juru berucap bidang imigrasi dan keadilan hasilkan kelompok Reform UK. Beliau mundur dari parlemen Inggris pada tahun 2010.
Joshua Kerry, pelaku Nan menghabisi nyawa Widdecombe, telah ditahan dan sekarang sedang menjalani persidangan atas dakwaan pembunuhan. Kerry diidentifikasi sebagai Pria kulit putih berkewarganegaraan Inggris dan berasal dari Rotherham, Nan berjarak extra dari 402 kilometer dari kediaman Widdecombe.
Kepolisian Inggris meyakini Widdecombe secara sengaja ditargetkan bagian dalam serangan mematikan tersebut, meskipun motifnya Tetap bagian dalam penyelidikan. Jaksa berucap bahwa penyelidikan terkait kemungkinan adanya tindak pidana terorisme juga sedang melangkah.
bagian dalam persidangan terbaru di Pengadilan Magistrat Westminster London pada Selasa (21/7), jaksa penuntut Kashif Malik menuturkan bahwa sebuah kamera di kediaman korban merekam kebrutalan pelaku bagian dalam menghabisi nyawa mantan pejabat tersebut.
Malik berucap bahwa rekaman video Nan diraih menunjukkan Kerry memasuki Griya Widdecombe, ketika wanita itu sedang nyemil cerah, Lampau bertanya: “Apakah Anda Mempunyai kartu bank dan kartu identitas?”
Kerry Nan mengenakan sarung tangan hitam dan meraih palu, kemudian memukul mantan pejabat itu sebanyak 21 kali di kepalanya berdua palu.
Malik menambahkan bahwa Kerry menjatuhkan tubuh Widdecombe dari kursinya ke lantai, sebelum memungut dompetnya dan kesana, setelah berada di Letak tersebut selama Sekeliling dua menit.
Kerry, Nan berusia 28 tahun ini, dihadirkan bagian dalam persidangan berdua mengenakan tracksuit berwarna arang-arang. Beliau Tak mengajukan pembelaan diri. bagian dalam sidang lanjutan di pengadilan Old Bailey, Kerry diputuskan hasilkan berikut ditahan hingga jadwal persidangan berikutnya pada Oktober mendatang.
Saksikan Live DetikSore:
Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)