BANGKALAN, KOMPAS.com – Keluarga RYS (50), aparatur sipil republik (ASN) Usul Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Nan terungkap tewas di bagian dalam mobil di area Bandara Juanda, menyerahkan bukti mutakhir kepada kepolisian hasilkan menolong pengungkapan kasus tersebut.
Kuasa aturan keluarga, Risang Bima Wijaya, berucap bukti Nan diserahkan berupa nomor telepon seseorang Nan disinyalir Mempunyai Interaksi berdua cowok berinisial E, Nan diungkap pihak keluarga sebagai terduga pelaku.
“telah kita serahkan, semoga saja itu mendapatkan menolong bagian dalam pencarian pelaku,” ucapan Risang, Selasa (21/7/2026).
lafal juga: Licin dan Sering menukar Nomor, Terduga Pembunuh ASN Bangkalan Sempat Terdeteksi di Bali dan Tasikmalaya
Menurut Risang, berdasarkan penelusuran Nan dikerjakan pihak keluarga, cowok berinisial E disinyalir kerap berpindah-pindah Letak, mulai dari Jimbaran, Banyuwangi, hingga keliru Esa pondok pesantren di Tasikmalaya.
“Namun kami menduga, Erlan ini kemungkinan Tetap di Nusa Jawa,” ujarnya.
Nomor Telepon Sempat Terlacak
Risang berucap pihaknya juga sempat melacak nomor telepon Nan disinyalir digunakan terduga pelaku.
ketika itu, nomor tersebut terdeteksi berada di kawasan Wisma Banyuaji, Jakarta Selatan. Namun, ketika dihubungi, nomor tersebut diperoleh oleh seorang Wanita.
“Nomor itu lamban Tak hidup, kemungkinan dibeli oleh orang lain. Tapi kami tinjau, nomor itu tagarnya Tetap Erlan,” katanya.
lafal juga: Alasan Polisi Belum Tetapkan Pembunuh ASN Bangkalan Sebagai DPO
Selain itu, Risang menduga pelarian terduga pelaku dibantu oleh pihak lain. Namun, dugaan tersebut Tetap mengharap pembuktian bagian dalam alur penyelidikan.
“Sindikatnya itu mendapatkan siapa pun, mendapatkan tokoh maupun aparat,” ujarnya.
Ia berucap keluarga Tetap mengharap keluaran penyelidikan Nan dikerjakan kepolisian.
“Tiba ketika ini polisi Tetap melaksanakan pengejaran, semoga mendapatkan segera tertangkap,” katanya.
Korban terungkap Tewas di Mobil
sebelum itu, jasad RYS terungkap di bagian dalam mobil miliknya Nan terparkir di area Bandara Juanda setelah seorang pengemudi ojek daring mencurigai adanya cairan dan busuk tak sedap dari kendaraan tersebut.
Korban terungkap menjabat sebagai sekretaris pada Dinas Perumahan masyarakat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas di realisasi masuk memasuki parkir bandara, terlihat seorang cowok mengenakan busana suram, masker, dan kacamata mengemudikan mobil milik korban.
Belakangan, beredar video Nan memperlihatkan korban Seiring seorang cowok berkacamata berdua busana Nan diungkap Mempunyai kemiripan berdua sosok bagian dalam rekaman CCTV Bandara Juanda. Video tersebut disinyalir direkam di kawasan Alun-alun Kota Batu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan bukti jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan lafal tak memakai iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang