JATIMNET.COM, Surabaya – Kepolisian menjamin Erlan (56), terduga pelaku pembunuhan RYS (50), aparatur sipil republik (ASN) Usul Kabupaten Bangkalan Nan terungkap meninggal Bumi di internal mobil di kawasan Bandara segala Juanda, saat ini belum diputuskan sebagai pendaftaran pencarian orang (DPO).
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur AKBP Arbaridi Jumhur memaparkan, penyidik Tetap memerlukan pendalaman terhadap sejumlah alat data dan keterangan saksi sebelum menentukan keadaan DPO terhadap terduga pelaku.
“Belum. Kita harus amankan sebelumnya kelak kita kroscek berdua saksi-saksi lain,” katanya, Jumat, 17 Juli 2026.
Menurut Jumhur, penetapan seseorang sebagai DPO Tak meraih dikerjakan secara terburu-buru. Penyidik harus menjamin seluruh tahapan legalitas Melangkah sesuai jejak kerja agar Mempunyai Asas Nan tangguh.
lafal: Polisi Sebar Tim ke Lima wilayah bagian luar Jatim, Buru Terduga Pembunuh ASN Bangkalan
Selain melengkapi alat data, penyidik juga terus menginginkan keterangan dari sejumlah saksi hasilkan menguatkan Bangunan perkara pembunuhan tersebut.
AKBP Jumhur menegaskan, penanganan kasus itu saat ini Tetap berada di bawah kewenangan Satreskrim Polresta Sidoarjo. Fana itu, Ditreskrimum Polda Jawa Timur memberikan bantuan melalui pembentukan tim gabungan agar tahapan pengungkapan kasus Melangkah extra maksimal.
“Kita gabung terus berdua Sidoarjo. Eksis extra dari Esa tim Nan Tetap di bagian luar kota. Doakan saja ya,” ujarnya.
Meski belum berstatus DPO, polisi menjamin tahapan pengejaran terhadap Erlan Tak pernah ditunda. Seluruh informasi Nan didapat dari keluarga, kerabat, hingga Rekanan pelaku terus ditindaklanjuti hasilkan mengakselerasi penangkapan.
lafal: Polisi akses Sayembara Rp20 Juta hasilkan Penangkap Buronan Pembunuhan ASN Bangkalan
ketika ini, tim gabungan Ditreskrimum Polda Jawa Timur dan Satreskrim Polresta Sidoarjo Tetap memburu Erlan hingga ke lima wilayah di bagian luar Jawa Timur. Polisi menduga pelaku berpindah-pindah Letak sehingga keberadaannya belum tercapai terungkap.
“telah Eksis mungkin lima wilayah Nan berbeda di bagian luar Jatim itu kita telusuri. Pertemanan mereka, keluarga mereka telah kita sentuh Seluruh,” ucapan AKBP Jumhur.
Ia optimistis pelaku meraih segera ditangani meski mengakui pengejaran terhadap Erlan Tak simpel dikarenakan diperkirakan terus berpindah Loka.