Ngawur Pembunuh Wanita di Sukabumi Malah Posting Temuan Mayat Korban: Berdrama Ikut pilu





ILUSTRASI Pembunuh Wanita di Sukabumi Malah Posting Temuan Mayat Korban: Berdrama Ikut pilu.-Arya/AI-Harian Disway-

Kasus pembunuhan janda empat anak, Eka Maryani, 33, di Sukabumi, Jabar, Aneh. Tersangkanya, Delon, 42, ikut mengupload temuan jenazah korban di Facebook. Seolah-olah ia prihatin. Unggahan itu dan kasusnya didalami polisi. ujungnya Delon tersangka.

NGUMPET di inti hiruk pikuk. Itulah gaya kriminal Nan dimainkan Delon. Ia membalikkan gaya kriminal konvensional, sembunyi di lubang paling suram di bumi. Anggapan pelaku, itu Susah ketahuan. Namun, polisi Konsentrasi pada data-data legalitas dan menjadikan ia tersangka.

Kasatreskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana kepada wartawan, Kamis, 16 Juki 2026, menyetujui bahwa identitas @Delon Jampang di Facebook Nan mengupload temuan jenazah korban Ialah Delon. ”Betul, pengunggahnya pelaku seorang diri,” katanya.

Penemu jenazah Eka Maryani, panggilannya Yani, bukan Delon. Melainkan Penduduk. berikut, jenazah Nan telah tinggal belulang tersebut divideokan Penduduk, diunggah di medsos. Tujuannya, masyarakat menolong mencari keluarganya. Unggahan tersebut dibagikan Delon, seolah ikut menolong pihak keluarga korban.

lafal JUGA:Pembunuh Sekeluarga di Indramayu Divonis Pidana Wafat: Manipulator Bengis

lafal JUGA:Uniknya Pembunuhan Wanita di Sawah Desa Lok Tunggul, Kalsel: Pelaku Tipe Narsistik

Polisi belum merilis motif pembunuhan. Tetap diteliti. Kronologi peristiwa demikian:

Yani janda empat anak Penduduk Kampung Sindangsari, Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar, Sukabumi. Beliau bekerja serabutan hasilkan menafkahi anak-anaknyi.

Abang Yani, Nuryanah, 35, Nan melindungi jenazah tinggal tulang di RS Bhayangkara Setukpa, Sukabumi, itu Ialah Yani. Kepada wartawan, Beliau menceritakan, Yani orangnya tidak ada. Beliau meninggalkan empat anak. 

Nuryanah: ”Awalnya Beliau tinggal Seiring kami di Kampung Sindangsari, Sukabumi. seketika sebulan Lampau Beliau pindah kos ke area Sagaranten. Beliau orangnya tidak ada. Enggak romansa, berdua siapa Beliau di sana.”

Senin, 29 Juni 2026, Yani kesana melonjak motor Honda Beat dari Loka kosnyi. Pihak keluarga tahunya Yani menelepon anak sulungnyi usia 8 tahun, berucap bahwa Beliau akan menginap di Griya seorang rekan. Namun, Tak diungkapkan identitas rekan dan Letak rumahnya.

lafal JUGA:Pembunuhan Motif Begal di Banyuasin Dirancang Sejoli: efek romansa Maut

lafal JUGA:Pengakuan Tersangka Pembunuh ‘Lempar dari Flyover’ di Bogor: Dikatai Yatim Piatu

Setelah itu, Yani berdua keluarga putus kontak. HP Yani tak meraih dihubungi, Beliau juga tak Eksis di Loka kosnyi. Pihak keluarga mencari Yani ke berbagai Loka. Tak berjumpa.

periksa Warta dan Artikel Nan lain di Google News

Sumber:



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *