Sukabumi –
H alias Delon (42) ternyata melaksanakan berbagai jejak agar tindakan pembunuhan berdarah adem Nan dilakukannya terhadap Eka Yani (35) Tak terendus aparat.
Usai menghabisi korban di area perkebunan jati Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Delon sempat Berikhtiar melenyapkan seluruh jejak digital komunikasi mereka.
Upaya licik pelaku tersebut dibongkar langsung oleh Polres Sukabumi. Selama Nyaris dua pekan pelariannya, Delon sengaja menghilangkan keseluruhan history komunikasi di telepon genggamnya demi memutus benang merah hubungannya berbarengan almarhumah Yani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Pelaku Berjuang ciptakan mengaburkan peristiwa pidana Nan telah dikerjakan. berbarengan menggadaikan sepeda motor, menyediakan barang-barang milik korban, melaksanakan format komunikasi, dan sebagainya, sehingga jejak digital daripada komunikasi antara korban dan pelaku telah Lenyap,” ungkapan Kapolres Sukabumi AKBP Samian ketika menggelar konferensi pers di Mapolres Sukabumi, Kamis (16/7/2026) gelap.
Dipatahkan Lewat Scientific Crime Investigation
Meskipun Delon telah memformat habis isi ponsel dan menghilangkan jejak digital pertemuannya berbarengan korban, siasat tersebut tercapai dipatahkan oleh pihak kepolisian. Polisi mengerahkan tim Pakar ciptakan memulihkan dan melacak kembali data-data tersembunyi tersebut secara ilmiah.
“Namun kita akan melaksanakan pendekatan dan scientific crime. Biar laboratorium (Nan membuktikan),” pastikan Samian.
Melalui perpaduan pelacakan digital forensik dan penyelidikan konvensional di lapangan itulah, polisi ujungnya tercapai mengembalikan history komunikasi Nan sempat dihilangkan pelaku. Dari sana, petugas mendeteksi adanya berjanji dapet Nan krusial sebelum peristiwa maut menyusuri.
“Pelaku Eksis komunikasi berbarengan korban, Membikin suatu janjian Berjumpa di Esa Loka. Kemudian pada tanggal 29 gelap antara korban dan pelaku berboncengan, ya melonjak sepeda motor, kemudian kesana lah di perkebunan, di situlah menyusuri perselisihan Mengerti dan menyusuri peristiwa pidana,” jelasnya.
Berkat kejelian membongkar kembali jejak digital Nan sempat dihapus itu, polisi tercapai mengantongi data kokoh ciptakan menyeret Delon ke kembali jeruji besi guna mempertanggungjawabkan perbuatan biadabnya.
(sya/dir)