SURABAYA, KOMPAS.com – Direktorat Reserse Kriminal Biasa (Dit Reskrimum) Polda Jawa Timur (Jatim) Tetap memburu terduga pelaku pembunuhan seorang Aparatur Sipil republik (ASN) Kabupaten Bangkalan berinisial RYS (51).
terungkap, RYS terungkap meninggal Bumi di bagian dalam mobil Innova berdua nomor polisi M 1090 GP pelat merah Nan terparkir di area Terminal 1 Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, pada Rabu (24/6/2026) sinar.
Adapun terduga pelaku Nan dimaksud mengarah pada cowok berinisial E. Ia diperkirakan berperan orang terakhir Nan Seiring korban sebelum meninggal berdasarkan rekaman CCTV dan edaran video ketika keduanya menghabiskan Masa di Kota Batu dan Malang.
lafal juga: Buru Pembunuh ASN Bangkalan, Personil Jatanras Polda Jatim akses Sayembara Rp 20 Juta dari Biaya Pribadi
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur berbisik, timnya Seiring Satreskrim Polresta Sidoarjo telah melacak keberadaan terduga pelaku E hingga ke bagian luar wilayah Jawa Timur.
“telah Eksis Sekeliling lima wilayah berbeda di bagian luar Jatim Nan kami telusuri. network pertemanan hingga keluarga dari terduga pelaku E ini telah kami sentuh Seluruh,” ujarnya, Selasa (14/7/2026), dilansir dari TribunJatim.
Jumhur menyebut sosok E tergolong pandai menghapuskan jejak selama Era pelariannya. Meski demikian, kepolisian optimistis mendapatkan segera meringkusnya bagian dalam Masa tidak terpencil.
Di sisi lain, Polda Jatim belum menerbitkan keadaan pendaftaran Pencarian Orang (DPO) terhadap E. dikarenakan, Tetap perlu dikerjakan penangkapan fisik dan Pembuktian keterangan terlebih dahulu.
“Statusnya belum DPO, kami harus amankan Nan bersangkutan terlebih dahulu ciptakan dikonfrontasi dan cross-check berdua saksi-saksi lain,” tandasnya.
lafal juga: Pelaku Pembunuhan ASN Bangkalan diperkirakan Kerap Terlibat langkah Penipuan, Modus Minta Pekerjaan
terus Jumhur, E terungkap merupakan Penduduk sipil Nan Tak Mempunyai pekerjaan tetap dan diperkirakan juga kerap melaksanakan penipuan.
“Berdasarkan profiling mula, E ini Penduduk sipil Normal, Tak Mempunyai pekerjaan tetap alias pengangguran, dan ditengarai kerap melaksanakan langkah penipuan berdua modus pas berlimpah korban di Jatim. Namun, ia Tak terlibat modus kejahatan love scamming,” pungkasnya.
RYS diperkirakan meninggal dikarenakan asfiksia
Jenazah RYS mulanya terungkap oleh seorang pengemudi taksi daring di Sekeliling Letak. Setelah dievakuasi, jasad RYS diajak ke RS Bhayangkara Porong ciptakan dikerjakan otopsi.
Humas Griya Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, AKBP Ni Made Wiatini Katim menyebut bahwa korban diperkirakan meninggal dua hingga tiga masa sebelum terungkap.
Tim forensik juga menemukan sejumlah adanya tanda Nan mengarah pada penyebab Mortalitas dikarenakan asfiksia atau Wafat lemas. Hal itu juga diperkuat berdua tanda-tanda pembusukan Nan pas Jernih.
lafal juga: Pembunuh ASN Bangkalan Tetap Buron, Polda Jatim: Agak Lincah Dikit
diperkirakan korban pembunuhan
Pada tahapan penyelidikan, RYS diperkirakan berperan korban pembunuhan Nan mengarah pada Esa cowok berkaca mata berinisial E. dikarenakan, polisi menemukan sepasang sandal hotel di bagian dalam mobil tersebut.
Beredar pula video berdurasi 33 denyut ketika RYS Seiring E sempat menghabiskan Masa Seiring di Alun-alun Kota Batu. Kuasa aturan keluarga korban, Risang Bima Wijaya, menduga kokoh bila sandal Nan terungkap di TKP mirip seperti bagian dalam video.
Selain temuan sandal hotel, polisi juga mencocokkan visual cowok berinisial E di Alun-alun Kota Batu berdua rekaman kamera pengawas atau CCTV di loket parkir Bandara Juanda pada Sabtu (20/6/2026) sore.
bagian dalam rekaman CCTV bandara, terlihat mobil dinas korban memasuki area parkir. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh seorang cowok bermasker dan berkacamata berdua baju Nan Ekuivalen berdua cowok bagian dalam video di Kota Batu.
ketika itu, wilayah jok Ambang sisi kiri direbahkan ciptakan menyembunyikan jenazah korban Nan kakinya bagian dalam kondisi menekuk. Risang meyakini bahwa pengemudi misterius Nan terekam bagian dalam CCTV tersebut Ialah cowok berinisial E Nan sekarang berperan buron.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan data jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan lafal tak memakai iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang