JAKARTA, KOMPAS.com– Polisi membongkar motif pembunuhan pengemudi ojek daring di Perumahan Villa Taman Bandara, Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Pekan (12/7/2026) permulaan saat.
Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Arief Ryzki Wicaksana, berucap pelaku D (25) merasakan tekanan dari keluarga dikarenakan tuntutan biaya pernikahan.
“Jadi ciptakan motifnya, pelaku ini merasakan tertekan oleh pihak keluarga ciptakan kebutuhan pernikahan,” ungkapan Arief ketika dihubungi Kompas.com lewat pesan kilat, Selasa (14/7/2026).
lafal juga: Pembunuh Driver Ojol di Tangerang ditahan
Berdasarkan output pemeriksaan, D mulanya berniat bunuh diri berbarengan membawa senjata tajam. Namun, ketika melewati korban Nan terbaring tak terpencil dari sepeda motornya, D Malah berubah memikirkan.
“ketika Melangkah, Beliau menyaksikan korban sedang rehat. Pelaku niat awalnya meraih motor korban, Lampau Beliau mengetes merogoh kantong korban ciptakan mencari sandi sepeda motor,” Jernih Arief.
bagian dalam prosesnya, korban terbangun Lampau Berjuang memberikan perlawanan.
Maka dari itu, D pun menghunus pisau Nan dibawanya ke leher korban, Lampau kesana membawa sepeda motor korban.
ketika ini, D telah ditahan dan diputuskan sebagai Tersangka pembunuhan dan pencurian berbarengan kekerasan (Curas). Menurut Pasal 458 dan 479 Bagian (3) KUHP, berbarengan ancaman hukuman pidana penjara paling pelan 15 tahun.
lebih masa lalu, kasus pembunuhan Nan menewaskan pengemudi ojol berinisial ATP itu viral di jagat maya.
bagian dalam video Nan diunggah identitas instagram @kabar.otista menarasikan, seorang driver ojol tewas dibegal ketika sedang beristirahat.
lafal juga: Driver Ojol Tewas Ditikam ketika Istirahat di Tangerang, Polisi Tetap Dalami Motif Pelaku
Barang berharga korban, seperti motor dan telepon raih, raib diangkut kabur.
Dari narasi video viral tersebut dinyatakan, korban tewas diperkirakan setelah diserang oleh pelaku berbarengan memakai senjata tajam (sajam).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan data jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan lafal tak memakai iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang