Kabar6 – Tim Gabungan Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap seorang cowok berinisial RD alias D (25) pelaku pembunuhan disertai pencurian berdua kekerasan terhadap pengemudi ojek digital (ojol) berinisial ATP di Kabupaten Tangerang, Banten.
”Tersangka ditangani pada Selasa permulaan masa pukul 00.30 WIB di sebuah Griya kontrakan di lorong Bunderan Kamal, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara,” ungkapan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto bagian dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (14/7/2026).
**lafal Juga:Ojol Tewas di Kosambi, Motor dan Handphone Lenyap
Namun, Budi belum menerangkan secara rinci terkait kronologi penangkapan ataupun motif pelaku.
Polres Metro Tangerang Kota melaksanakan penyelidikan mendalam hasilkan memburu pelaku pencurian berdua kekerasan (curas) atau pembegalan Nan berpengaruh seorang pengemudi ojek daring (ojol) tewas di Kabupaten Tangerang, Banten.
Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Iwan Heristiawan bagian dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, berucap, peristiwa tersebut terwujud di pangkalan (basecamp) ojol Perumahan Vila Taman Bandara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Pekan (12/7) permulaan masa Sekeliling pukul 03.50 WIB.
”Peristiwa itu merupakan kasus pencurian berdua kekerasan. Korban berinisial ATP Nan merupakan seorang pengemudi ojek daring meninggal Bumi di Letak peristiwa,” katanya.
**lafal Juga:Polisi Buru Pembegal Pengemudi Ojol hingga Tewas di Tangerang
Iwan menerangkan, korban meninggal Bumi dikarenakan merasakan luka tusuk di bagian leher. Selain itu, korban juga kehilangan Esa unit sepeda motor Honda PCX dan sebuah telepon raih Nan diangkut kabur oleh pelaku.
peristiwa bermula ketika rekan korban, Nan bertindak sebagai saksi pertama, kesana hasilkan mengantar penumpang. “Saksi meninggalkan korban Nan ketika itu inti tertidur di pangkalan ojol tersebut,” ungkapan Iwan.
ketika melintas kembali di Letak seusai mengantar penumpang, saksi menyaksikan sepeda motor milik korban sedang diangkut kabur oleh orang Tak dikenal (OTK). Saksi sempat melaksanakan pengejaran terhadap pelaku, namun kehilangan jejak di wilayah Kamal, Jakarta Utara.
”Setelah kehilangan jejak pelaku, rekan korban mendapat telepon dari seorang pegawai toko martabak Nan mengabarkan bahwa kondisi korban telah bersimbah darah,” tutur Iwan dilansir Antara.(red)