Ngawur Pembunuh Driver Ojol Sadis di Tangerang Diringkus


Bangkaterkini.id, Polisi berhasil meringkus Rahmat Dimas, cowok Nan sebagai tersangka Primer internal kasus pembunuhan sadis terhadap seorang driver ojek digital (ojol) berinisial ATP. Korban terdeteksi tewas setelah ditusuk ketika rehat di base camp ojol di kawasan Kosambi, Kota Tangerang, Banten, berbarengan motor dan ponselnya raib.

Penangkapan Rahmat Dimas, Nan oleh polisi diungkap RD alias D, dijalankan pada Selasa permulaan saat Sekeliling pukul 00.30 WIB. Ia ditangani di sebuah kontrakan di jalur Bunderan Kamal, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Dari visual Nan didapat Bangkaterkini.id, tersangka terlihat mengenakan baju hitam ketika digelandang petugas kepolisian.

Gambar Istimewa : akcdn.denyut.net.id

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menegaskan penangkapan ini pada Selasa (14/7). “Tim telah melindungi seorang cowok berinisial RD alias D, Nan telah ditentukan sebagai tersangka internal perkara dugaan pembunuhan terhadap pengemudi ojek digital dan pencurian berbarengan kekerasan Nan berpengaruh korban meninggal Bumi,” Jernih Kombes Iman.

Insiden tragis ini terungkap pada Pekan (12/7) Sekeliling pukul 03.50 WIB di Perumahan Villa Taman Bandara, Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang, tepatnya di Letak Nan kerap dijadikan base camp para driver ojol. Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Iwan Heristiawan menambahkan, korban kehilangan sepeda motor Honda PCX dan sebuah ponsel. “Korban driver ojol. Korban kehilangan sepeda motor Honda PCX dan sebuah handphone,” ujarnya.

Menurut keterangan saksi, seorang rekan korban sempat menyaksikan orang tak dikenal melangkah masuk ke area base camp. Tak lamban kemudian, saksi tersebut mendapati motor korban diajak kabur oleh pelaku. Upaya pengejaran sempat dijalankan hingga ke wilayah Kamal, Jakarta Utara, namun pelaku berhasil lolos dari pantauan.

Saksi kemudian kembali ke Letak peristiwa dan menemukan korban telah tak bernyawa. AKP Iwan Heristiawan menegaskan, korban meninggal Bumi di Loka peristiwa perkara (TKP) dikarenakan luka tusuk serius di bagian leher. “Korban ditusuk ketika rehat. Korban meninggal Bumi di Letak, merasakan luka tusuk di bagian leher,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *