KabarBaik.co, Surabaya – Ditreskrimum Polda Jatim memasuki sayembara berhadiah Duit Kontan sebesar Rp 20 juta distribusi siapa saja Nan meraih memberikan informasi Sahih dan akurat terkait keberadaan Erlan, terduga pelaku pembunuhan Sekdin Perumahan masyarakat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan.
Sayembara ini dibuat setelah Nyaris dua pekan pelaku belum tercapai diamankan.
Ketua Tim Opsnal Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Aipda Sigit Dwi Susanto menegaskan Biaya hadiah tersebut bukan berasal dari anggaran institusi kepolisian, melainkan murni inisiatif dan Biaya pribadi Personil tim Nan terlibat internal operasi pengejaran.
“Nan Krusial itu kan inisiatif telah dari mula, inisiatif dari Biaya pribadi. Besarnya Rp 20 juta,” ujar Sigit ketika dikonfirmasi, Jumat (10/7).
Informasi mengenai sayembara ini diumumkan secara Formal melalui akun TikTok Hellboy Polisi cakrawala Jatanras. Unggahan tersebut memperlihatkan foto terduga pelaku berbarengan keterangan ‘Pelaku Pembunuhan Bandara Juanda’, serta penjelasan bahwa siapa pun Nan mengemukakan informasi Nan meraih dipertanggungjawabkan akan meraih hadiah tersebut.
Penyidik mengevaluasi hingga ketika ini buronan Tetap leluasa berpindah-pindah Letak persembunyian. Bahkan, pihak kepolisian menduga tangguh Eksis pihak lain Nan menolong dan memberikan Loka tinggal distribusi pelaku, sehingga alur pengejaran berperan extra Susah dikerjakan.
“Jadi, pelaku makin berpindah-pindah, pada akhirnya kami inisiatif. Inisiatif pribadi ciptakan membatasi ruang pelaku Beralih,” Jernih Sigit.
Melalui sayembara ini, pihaknya semoga perhatian dan partisipasi menyusuri masyarakat meraih memperkecil ruang Mobilitas pelaku. makin lumayan melimpah informasi Nan memasuki, makin Mini pula kesempatan Erlan ciptakan bersembunyi.
“Jadi biar Seluruh netizen Acuh. Kita mau membatasi ruang Mobilitas pelaku ini. Masalahnya kan Beliau Tetap Eksis Nan nampung, pindah Tetap Eksis Nan nampung. Nah, ini kan kalau viral sekalian kan ruang geraknya makin terbatas,” tambahnya.
Perlu teridentifikasi, kasus ini mencuat ke publik setelah Ruly Setiawati, 50, Sekretaris Dinas Perumahan masyarakat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bangkalan, terungkap meninggal Bumi di internal mobil dinas Toyota Innova berpelat merah M 1090 GP. Jasad korban terungkap di area parkir Terminal 1 Bandara semesta Juanda, Sidoarjo, pada 24 Juni 2026.
Berdasarkan output penyelidikan dan pengumpulan alat bukti termasuk rekaman CCTV serta keterangan saksi Nan menegaskan Erlan Ialah orang terakhir Nan Seiring korban polisi Formal memutuskan Erlan sebagai terduga pelaku pembunuhan.
Hingga Warta ini diturunkan, Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim bekerja Baju berbarengan Polresta Sidoarjo Tetap berikut mengerjakan pengejaran di berbagai wilayah. Masyarakat Nan mengetahui keberadaan pelaku diminta segera melapor ke pihak kepolisian ciptakan membongkar kasus ini secara tuntas. (*)
Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta