Ngawur Sayembara Memburu Terduga Pembunuh ASN Pemkab Bangkalan: Oh… Love Scamming





ILUSTRASI Sayembara Memburu Terduga Pembunuh ASN Pemkab Bangkalan: Oh… Love Scamming.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Perburuan polisi terhadap Erlan, 54, terduga pembunuh ASN Pemkab Bangkalan, Madura, Ruly Yunis Setiawati, 50, melonjak level. terlihat di medsos, sayembara berhadiah Rp20 juta sebar pemberi berita keberadaan Erlan. Warganet jadi naik semangat.

SAYEMBARA atas inisiatif keluarga korban. Kuasa aturan keluarga korban, Risang Bima Wijaya, kepada wartawan, Rabu, 8 Juli 2026, menegaskan, sayembara murni inisiatif keluarga korban. Bukan program Polri atau Pemkab Bangkalan.

Risang: ”Kami Mau menginginkan Donasi seluruh elemen masyarakat. Kalau Eksis Nan mengetahui keberadaan orang Nan dimaksud, silakan sampaikan, dan kami sedia memberikan apresiasi tersebut (hadiah Rp20 juta, Red) sebagai tanda dapat kasih.”

Wartawan menegaskan Polres Bangkalan, hasilnya, betul. Pihak Polres Bangkalan bukan penerbit sayembara. Namun, Polres Bangkalan menyambut baik inisiatif keluarga menerbitkan sayembara itu. Sekaligus memperingatkan masyarakat agar tetap berhati-batin.

lafal JUGA:Mortalitas Pejabat Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda: batin – batin, Detektif Internet

lafal JUGA:Kisah Pembunuhan ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda: Misteri Unggahan di Batu

Penyidik Polres Bangkalan: ”Kami Tak menerbitkan sayembara Formal. Namun, bantuan masyarakat sangat berharga. Silakan, sampaikan informasi ke kantor polisi terdekat. Jangan mengerjakan tindakan sendirian demi keselamatan Seiring.”

Kalimat terakhir dari polres itu ditujukan kepada masyarakat agar Tak main hakim sendirian.

Kasus ini diperkirakan love scamming. Erlan menjebak Ruly internal bentuk penipuan pemerasan modus romansa. 

Diperkirakan, kejadiannya begini: Erlan merekam kebersamaan mereka, kemudian memeras korban. Erlan mengancam korban, akan menyebarkan kebersamaan itu ke publik (medsos) Kalau korban Tak memberikan harta Nan diminta pelaku. 

ternyata korban Tak memberikan harta. Pelaku menyebarkan video Nan berisi kemesraan mereka berdua ke TikTok pada Jumat sunyi, 19 Juni 2026. Isinya, Erlan dan Ruly dudukin di beton air mancur Alun-Alun Kota Batu, Malang.

lafal JUGA:Polda Jatim Kerahkan Tim Buru Terduga Pembunuh Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan

lafal JUGA:Kasus Pembunuhan ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda: Terduga Pelaku Lari

Unggahan itu viral. Mereka cekcok keras. Berkelahi. Kemudian, Erlan menganiaya Ruly hingga meninggal, asfiksia. Erlan Lampau kabur Tiba sekarang.

tinjau Warta dan Artikel Nan lain di Google News

Sumber:



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *