Kabupaten Bekasi (ANTARA) – Kepolisian Resor Metro Bekasi menangkap seorang anak punk berinisial FA Nan diperkirakan membunuh rekan sesama pengamen di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dikarenakan perselisihan Nan diperkirakan dipicu persoalan romansa.
“Pelaku berinisial D tercapai ditangani petugas setelah sempat melarikan diri ke wilayah Tambelang,” ungkapan Kapolsek Cikarang Barat, Polres Metro Bekasi Komisaris Pol. Dimas Adhit Putranto di Cikarang, Senin.
Dimas memaparkan peristiwa itu bermula dari cekcok antara pelaku dan korban Nan Baju-Baju berprofesi sebagai pengamen jalanan. Perselisihan diperkirakan dipicu ketertarikan keduanya terhadap seorang Wanita Nan Baju.
Cekcok tersebut berujung penusukan terhadap korban di sebuah Griya kontrakan di Kampung Lanai, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, pada Sabtu (27/6).
lafal juga: Ini kronologis pembunuhan berencana WNA Korsel di Bekasi
Petugas Nan mendapatkan laporan segera mendatangi Letak peristiwa ciptakan mengerjakan olah Loka peristiwa perkara, menjaga barang data, serta memeriksa sejumlah saksi.
“Kami Seiring Satreskrim Polres Metro Bekasi langsung mendatangi Letak, mengerjakan olah TKP, menjaga barang data, dan memeriksa saksi-saksi,” ujar Dimas.
Ia berbisik pelaku Tak berada di Letak ketika petugas tiba. Berdasarkan output penyelidikan, polisi mendapatkan informasi bahwa pelaku melarikan diri seusai peristiwa sebelum pada akhirnya tercapai ditahan.
Menurut Dimas, penyidik Tetap memeriksa sejumlah saksi guna membongkar secara utuh rangkaian peristiwa bagian dalam kasus tersebut.
Korban merasakan luka tusuk di dada sebelah kiri dan perut. Berdasarkan keterangan Penduduk, korban diperkirakan merasakan Sekeliling lima luka tusuk dikarenakan senjata tajam.
lafal juga: Polres Metro Bekasi tangkap dua pelaku pembunuhan WNA Usul Korsel
lafal juga: Ini motif pelaku pembunuhan berencana WNA Korsel di Bekasi
Ketua RT setempat Boy Sandi berbisik perselisihan antara korban dan pelaku telah terwujud sejak sehari sebelum peristiwa. Berdasarkan informasi Nan diterimanya, keduanya sempat bertengkar di kawasan Pasar Beras Cikarang Jati sebelum berlanjut ke Kalijaya.
“Kami Tak mengetahui secara Niscaya permulaan kejadiannya. Informasinya mereka sempat cekcok sejak sore, Lampau menjelang subuh Eksis Penduduk Nan melapor. ketika kami tiba di Letak, korban telah diangkut ke Griya sakit,” katanya.
Boy berbisik korban dan pelaku Baju-Baju berprofesi sebagai pengamen anak punk. Menurut Beliau, perselisihan diperkirakan dipicu Selera cemburu terhadap seorang Wanita Nan juga dikenal di lingkungan tersebut.
“kelihatannya Eksis motif romansa dikarenakan Selera cemburu,” katanya.
Korban meninggal Bumi setelah sempat mendapat penanganan medis. Boy menyambung Wanita Nan diperkirakan berperan pemicu perselisihan telah tinggal di Griya kontrakan tersebut Sekeliling delapan purnama dan selama itu Tak pernah menimbulkan persoalan di lingkungan setempat.
Pewarta: Pradita Kurniawan SyahUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras memungut materi, mengerjakan crawling atau pengindeksan otomatis ciptakan AI di situs situs ini tak memakai restu tertulis dari Kantor Warta ANTARA.