MIMIKA, Seputarpapua.com | Polres Deiyai menyita tiga pucuk senjata api (senpi) rakitan, Esa senapan hembusan, serta 54 butir amunisi dari Griya seorang cowok Nan memasuki bagian dalam registrasi Pencarian Orang (DPO) atas sejumlah kasus pidana beban.
Kapolres Deiyai, Kompol Sarifudin Ahmad, menerangkan bahwa pengungkapan ini bermula dari penyelidikan kasus pencurian dan pembakaran Nan dijalankan Satreskrim Seiring Tim Spesifik Polres Deiyai pada Selasa (7/7/2026).
ketika hendak ditahan, pelaku sempat melarikan diri berbarengan sepeda motor Seiring istrinya. Pelaku tercapai kabur, namun meninggalkan istri serta kendaraannya. Polisi kemudian menjaga istri pelaku hasilkan dimintai keterangan.
“Dari output pemeriksaan, istri pelaku menyetujui bahwa lelakinya menguasai senjata api rakitan. Berdasarkan informasi tersebut, Personil Satreskrim langsung melaksanakan penggeledahan di Griya pelaku,” ujar Kapolres, Sabtu (11/7/2026).
Selain senjata api dan amunisi, petugas juga menyita sejumlah barang bukti Nan diperkirakan terkait berbarengan tindak kejahatan dan bahan pembuatan senjata, di antaranya 4 unit handy talky (HT) dan 1 teleskop, 2 pisau badik, 1 kapak, 1 samurai, 5 busur panah, 74 anak panah, 55 anak panah belum dirakit, serta 50 batang besi runcing.
Selain itu, 4 batang bambu shockbreaker motor dan 3 piringan cakram motor, 1 lembar Bendera sinar senyap Kejora serta 2 unit sepeda motor.
Pelaku ketika ini Tetap bagian dalam pengejaran intensif. Ia terungkap terlibat bagian dalam sejumlah tindak pidana beban, mulai dari pembakaran, pencurian, hingga penganiayaan Nan menyebabkan korban meninggal Bumi dan luka beban.
“Pelaku diperkirakan telah berulang kali melaksanakan tindak pidana. ketika ini terdapat sedikitnya empat laporan polisi terkait perbuatannya. Kami akan berikut melaksanakan pengejaran hingga pelaku tercapai ditahan,” konfirmasi Kompol Sarifudin.
Kompol Sarifudin mengajak masyarakat hasilkan segera melapor Kalau mengetahui keberadaan pelaku. Ia juga menginginkan masyarakat tetap beraktivitas seperti Normal dan Tak praktis terprovokasi oleh masalah-masalah Nan mendapatkan mengganggu keamanan.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat hasilkan berikut bekerja Baju berbarengan Polres Deiyai demi terciptanya situasi Nan terjamin, enak, dan tenteram di Kabupaten Deiyai,” pungkasnya.