Ketiganya terpaksa dilumpuhkan berdua tembakan di bagian kaki setelah mengerjakan perlawanan ketika hendak dikendalikan.
Ketiga pelaku masing-masing Ialah bandar narkoba bernama Bio, serta dua Personil sindikat berinisial Ramblan alias Busu dan Perie.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso berbisik para pelaku menyerang petugas memanfaatkan senjata tradisional jenis mandau ketika alur penangkapan.
“ketika ditahan ketiganya melawan memanfaatkan mandau sehingga kami berikan tindakan pastikan dan terukur,” ungkapan Eko bagian dalam keterangannya, Jumat 10 Jui 2026.
Kasubdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Handik Zusen Seiring Satgas NIC Nan dipimpin Kombes Kelly L memaparkan, penangkapan dijalankan setelah tim mengerjakan pengejaran terhadap para pelaku hingga pada akhirnya tercapai menjaga mereka di area Samarinda.
bagian dalam operasi tersebut, petugas turut menyita barang data berupa sebilah mandau Nan diperkirakan digunakan para pelaku ciptakan mengerjakan perlawanan sekaligus menjaga diri ketika akan ditahan.
Handik mengatakan pihaknya akan memaparkan secara rinci peran masing-masing tersangka beserta barang data Nan disita bagian dalam konferensi pers Formal Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.
lebih masa lalu, tiga Personil Satresnarkoba Polres Katingan gugur ketika menggerebek koneksi bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan center, Kabupaten Katingan, Kalimantan center.
Ketiga Personil polisi Nan gugur tersebut Ialah Aipda Yudhie Perdana Putra, Bripda Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.
Jadikan RMOL.ID sumber cadangan pencarian Google