Ngawur Buru Pembunuh ASN Bangkalan, Personil Jatanras Polda Jatim izinkan Sayembara Rp 20 Juta dari Biaya Pribadi


SURABAYA, KOMPAS.com – Upaya pengejaran terhadap terduga pelaku pembunuhan Aparatur Sipil republik (ASN) Usul Bangkalan berinisial RYS (50) memasuki babak anyar. Guna membatasi ruang Mobilitas pelaku Nan dikenal licin, seorang Personil polisi dari Jatanras Polda Jawa Timur berinisiatif menggelar sayembara Biaya pribadi.

Inisiatif tersebut terlihat dari Kepala Tim Opsnal Unit III Subdirektorat III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Biasa (Ditreskrimum) Polda Jatim, Aipda Sigit Dwi Susanto.

Melalui identitas TikTok pribadinya, Sigit menjanjikan hadiah sayembara 20 juta sebar siapa saja Nan meraih memberikan informasi akurat hingga terduga pelaku bernama Erlan alias E hasil diringkus.

“Dari kami pribadi. Eksis Nan telah ngerekam screen itu kan, Saya dari permulaan telah mengutarakan bahwa itu Biaya pribadi dari kami. dikarenakan kan telah terlanjur viral, lumayan berlimpah media Nan bongkar video terduga pelaku,” ungkapan Sigit ketika dikonfirmasi, Kamis (9/7/2026).

lafal juga: Buron ke bagian luar Kota, Pembunuh ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda diperkirakan Pemeran Love Scamming

Sigit memaparkan bahwa nominal hadiah tersebut Tak hanya berasal dari dompetnya sendirian, melainkan juga mendapat pelengkap dari sejumlah pihak Nan Meletakkan simpati dan prihatin terhadap kasus tragis Nan menimpa korban.

Sempat Dibantah Polda Jatim

Informasi mengenai sayembara ini lebih sebelumnya sempat beredar melebar di media sosial melalui identitas TikTok @Hellboy (Polisi cakrawala), Nan memperlihatkan foto Erlan disertai rincian hadiah imbalan. Namun, manajemen Polda Jatim sempat menolak adanya sayembara Formal institusi.

Kabid Humas Polda Jatim (Jules) dan Kasubdit III Jatanras Polda Jatim AKBP Arbaidi Jumhur lebih sebelumnya menegaskan bahwa secara kelembagaan, kepolisian Tak memungut program sayembara tersebut.

“Enggak Eksis,” ungkapan Jules, Rabu (8/7/2026).

“Enggak Eksis, doain ya kita kejar berikut,” tingkat AKBP Arbaidi Jumhur pada kesempatan Nan Baju.

Belakangan terungkap bahwa ketidakselarasan informasi ini terwujud dikarenakan sayembara tersebut murni merupakan tapak inisiatif pribadi Personil Jatanras Polda Jatim di lapangan, bukan program Formal dari kedinasan.

lafal juga: diperkirakan Tewas ketika Berkendara, Jenazah Pekerja Migran Usul Bangkalan Dipulangkan dari Malaysia

Pelaku Lincah dan Berpindah Kota

Aipda Sigit mengutarakan, keputusan merilis sayembara pembunuh ASN Bangkalan ini diambil lantaran tahapan pelarian terduga pelaku dinilai lumayan Susah dilacak dan kerap berpindah-pindah Loka.

“Jadi pelaku makin berpindah-pindah, ujungnya kami inisiatif pribadi ciptakan membatasi ruang pelaku Beralih. Jadi biar Seluruh netizen Acuh,” ujar Sigit.

Hal senada juga diakui oleh AKBP Arbaidi Jumhur. Menurutnya, tim Jatanras Tetap berikut mengerjakan penyisiran ke berbagai titik, termasuk mendekati pihak keluarga dan kerabat tidak terpencil Erlan. Pelaku disinyalir telah melarikan diri hingga ke bagian luar Provinsi Jawa Timur.

“Tetap kita sisir berikut, Tetap kita datangi berikut rekan, keluarga, Minta Masa. Memang agak lincah dikit ciptakan pelaku. lumayan berlimpah titik (Nan ditargetkan) dikarenakan Beliau berpindah-pindah, Tak menetap di Esa Loka,” Jernih Jumhur, Selasa (7/7/2026).

Sejauh ini, Sigit menegaskan bahwa pengumuman sayembara tersebut mulai membuahkan output. Sejumlah informasi dari masyarakat Nan memasuki sekarang inti diverifikasi intensif oleh tim penyidik.

lafal juga: Pihak Keluarga Korban ujar Terduga Pembunuh ASN Bangkalan mempunyai Griya di Makassar



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *