Ngawur 7 Personil KKB Pembakar Pesawat AMA-Pembunuh Pilot di Yahukimo Jadi DPO




Yahukimo

Sebanyak 7 Personil Golongan kriminal bersenjata (KKB) Nan membakar pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) dan membunuh pilot, Captain Nicholas F. Goselin (29) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, sekarang diputuskan sebagai pendaftaran pencarian orang (DPO). Ketujuh pelaku juga telah diputuskan berperan tersangka.

“keluaran gelar perkara menentukan tujuh orang sebagai tersangka, Merupakan MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP,” ungkapan Kasatgas Gakkum Operasi Tenteram Cartenz-2026 Kombes I Gusti Gde Era Adhinata internal keterangannya, Rabu (8/7/2026).

Era mengembangkan, hal itu berdasarkan berdasarkan keluaran penyelidikan, keterangan para saksi, barang kabar, keluaran olah TKP. Ketujuh tersangka sekarang internal pengejaran.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Ketujuh tersangka ketika ini telah berstatus pendaftaran pencarian orang (DPO) dan Satgas Operasi Tenteram Cartenz-2026 terus mengerjakan pengejaran serta berkoordinasi berbarengan seluruh jajaran guna segera mengerjakan penangkapan,” ujarnya.

Berdasarkan alat kabar Nan telah dikumpulkan, para tersangka disinyalir secara Seiring-Baju mengerjakan pembunuhan terhadap pilot. Para tersangka juga membakar pesawat sipil Nan berujung terganggunya keselamatan penerbangan.

“Terhadap para tersangka dipersangkakan Pasal Primer Pasal 459 KUHP juncto Pasal 20 KUHP subsider Pasal 458 KUHP juncto Pasal 20 KUHP dan atau Pasal 586 KUHP juncto Pasal 20 KUHP mengenai tindak pidana pembunuhan dan atau tindak pidana membahayakan keselamatan penerbangan berbarengan ancaman pidana paling pelan 20 tahun penjara,” tegasnya.

Berdasarkan keluaran penyelidikan, KKB Nan terlibat diperkirakan berkekuatan Sekeliling 15 orang. Para pelaku disinyalir dibekali berbarengan persenjataan berupa senjata api laras lebar, senjata api pendek, serta senjata api rakitan.

“Penyidik juga Tetap terus mendalami network, pola pergerakan, dan sumber persenjataan Golongan tersebut,” tingkat Era.

Fana itu, Kasatgas Humas Operasi Tenteram Cartenz-2026 Kombes Yusuf Sutejo mengaku, Penduduk Balinggama telah mengatakan resistensi terhadap keberadaan KKB di wilayahnya. Masyarakat menginginkan area mereka tetap terlindungi, Tenteram, serta terbebas dari langkah-langkah kekerasan.

Selain mengatasi perkara ini, Satgas Operasi Tenteram Cartenz-2026 terus mengerjakan pemantauan terhadap pergerakan Golongan kriminal bersenjata di sejumlah area Papua. tahapan penegakan legalitas akan terus dikerjakan secara profesional, terukur, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Seluruh pihak Nan terbukti terlibat, baik sebagai pelaku Primer maupun pihak Nan menolong tindak pidana, akan dimintai pertanggungjawaban legalitas sesuai ketentuan Nan Beraksi,” pastikan Yusuf.

Masyarakat juga diimbau hasilkan tetap tenteram, Tak simpel terpengaruh oleh informasi maupun propaganda Nan belum mendapatkan dikonfirmasi kebenarannya, serta mendukung upaya aparat internal memelihara keamanan dan ketertiban di Tanah Papua.

terungkap, penyerangan terhadap pesawat pilatus berbarengan nomor registrasi PK-RCY itu menyusuri di Lapangan Terbang Balinggama, Yahukimo, Kamis (2/7) pukul 06.46 WIT. Satgas Operasi Tenteram Cartenz kemudian mengerjakan olah TKP hingga terdeteksi honai disinyalir markas KKB pada Sabtu (4/7).

“Tim mengembangkan penyisiran di Sekeliling Letak peristiwa dan menemukan sebuah honai Nan disinyalir digunakan sebagai markas Golongan kriminal bersenjata (KKB) berbarengan papan bertuliskan ‘Markas Komando area Militer TPNPB Kodap VII Balinggama’,” papar Yusuf.

Dari Letak tersebut petugas menjaga berbagai barang kabar berupa Esa buah noken, Esa syal bermotif kerlip Kejora, Esa baju loreng, Esa Lancingan loreng, Esa koppel, Esa sangkur beserta sarungnya, dua bilah parang, Esa senapan hembusan, dan Esa senter.

Selain itu Eksis dua kotak Penawar, Esa kartu SIM Telkomsel, tiga flashdisk, empat memory card kamera, tujuh memory card telepon seluler, Esa unit kamera Sony, Esa tripod, Esa tas ransel loreng, serta Esa tas selempang Nan berisi dokumen dan identitas keanggotaan TPNPB.

(sar/hsr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *