JAKARTA, AFU.ID — pemimpin Amerika Perkumpulan Donald Trump mengklaim dirinya sebagai Sasaran Primer Iran di inti meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran. Pernyataan itu disampaikan Trump ketika berbicara kepada wartawan di Ankara, Turki, usai menghadiri pertemuan NATO. “Saya nomor Esa internal registrasi pembunuhan Iran,” ucapan Trump, Rabu (8/7/2026).
Trump berucap ia Tak terlalu memikirkan ancaman tersebut dikarenakan merasakan hanya menjalankan tugas sebagai pemimpin. Ia juga mengukur jabatan pemimpin Mempunyai tingkat ancaman keselamatan Nan besar dikontraskan profesi lain.
Menurut Trump, ancaman seorang pemimpin terbunuh meraih 5,2 persen. Ia membandingkannya berbarengan ancaman pembalap mobil atau penunggang banteng Nan disebutnya berjarak kelebihan Mini. Pernyataan itu terlihat setelah Trump menyebut dirinya Tak memperkirakan sengketa Akbar berbarengan Iran akan kembali pecah. Ia berucap setiap perkembangan mutakhir akan melangkah Sigap, setelah Amerika Perkumpulan dan Iran saling melancarkan serangan internal kelebihan dari Esa Masa terakhir.
Ketegangan AS-Iran kembali bertambah setelah Washington menuduh Iran menyerang kapal-kapal komersial. rezim AS kemudian melancarkan serangan balasan terhadap Sasaran Iran. Trump lebih sebelumnya juga pernah sebagai sasaran serangan ketika promosi di Pennsylvania pada Juli 2024. ketika itu, ia merasakan luka di telinga setelah tembakan dilepaskan internal rapat Biasa promosi.
Pada April 2026, Bagian Kehakiman AS juga mendakwa seorang cowok bernama Cole Tomas Allen atas tuduhan percobaan pembunuhan terhadap pemimpin Amerika Perkumpulan setelah insiden penembakan di acara White House Correspondents’ Association Dinner. Bagian Kehakiman menyebut tersangka tiba ke Washington DC berbarengan maksud membunuh Trump dan menargetkan sejumlah pejabat pemerintahan.
Meski demikian, klaim Trump bahwa dirinya sebagai Sasaran nomor Esa Iran belum disertai rincian bukti intelijen Nan dibuka ke publik. rezim Iran juga belum memberikan tanggapan langsung atas pernyataan tersebut. (RHU)