Ngawur Tim Jatanras Rogoh Rp20 Juta Biaya Pribadi Lakukan Sayembara Pembunuh ASN


Surabaya, IDN Times – Di inti pengejaran lebar terhadap buronan kasus pembunuhan Aparatur Sipil bangsa (ASN) wewenang Kabupaten Bangkalan, RYS (50), tampak jejak tak Normal dari tim pemburu buronan Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim).

Ketua Tim Opsnal Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Aipda Sigit Dwi Susanto, memasuki hadiah Duit Kontan Rp20 juta distribusi siapa pun Nan memberikan informasi akurat hingga buronan bernama Erlan hasil diamankan.

Hadiah tersebut diumumkan melalui identitas TikTok Hellboy Polisi angkasa Jatanras Nan memunculkan foto terduga pelaku disertai tulisan “Pelaku Pembunuhan Bandara Juanda” dan keterangan bahwa pemberi informasi Sahih akan mendapatkan imbalan Rp20 juta.

Sigit menegaskan, hadiah tersebut bukan berasal dari institusi kepolisian, melainkan murni inisiatif pribadi Personil tim pemburu buronan. “Nan Krusial itu kan inisiatif telah dari permulaan, inisiatif dari Biaya pribadi. Besarnya Rp20 juta,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Sigit menyambung, jejak tersebut diambil dikarenakan pelaku sampai saat ini Tetap Bisa berpindah-pindah Loka dan diperkirakan mendapat Donasi dari sejumlah pihak Nan memberikan Loka berlindung.

“Jadi, pelaku makin berpindah-pindah, ujungnya kami inisiatif, Mas. Inisiatif pribadi ciptakan membatasi ruang pelaku Beralih,” katanya.

Ia semoga publik ikut berperan menyusuri memberikan informasi sehingga ruang Mobilitas pelaku makin kecil. “Jadi biar Seluruh netizen Acuh. Kita mau membatasi ruang Mobilitas pelaku ini. Masalahnya kan Beliau Tetap Eksis Nan nampung, pindah Tetap Eksis Nan nampung. Nah, ini kan kalau viral sekalian kan ruang geraknya makin kecil,” konfirmasi Sigit.

Kasus pembunuhan ASN Bangkalan itu seorang diri sampai saat ini Tetap sebagai perhatian publik. RYS, Nan menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan masyarakat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan, terdeteksi meninggal Bumi di bagian dalam mobil dinas Toyota Innova pelat merah M 1090 GP di area parkir Terminal 1 Bandara semesta Juanda, Sidoarjo, pada 24 Juni 2026.

Penyelidikan mengarah kepada seorang Pria bernama Erlan Nan diperkirakan sebagai orang terakhir Seiring korban sebelum jasadnya terdeteksi. Meski berbagai jejak, termasuk rekaman CCTV dan informasi keberadaan pelaku, telah dikantongi penyidik, sampai saat ini Erlan Tetap berstatus buronan.

Tim Jatanras Polda Jatim Seiring Polresta Sidoarjo berikut mengerjakan pengejaran di sejumlah wilayah dikarenakan pelaku diperkirakan berpindah-pindah Letak ciptakan menjauhkan penangkapan. Polisi pun semoga keterlibatan masyarakat mendapatkan mendukung mengakselerasi pengungkapan kasus Nan menyita perhatian tersebut.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *