Ngawur Polisi izinkan Sayembara Tangkap Pembunuh Sekretaris DPRKP Bangkalan Tapi Dibantah Polda Jatim


Kamis, 9 Juli 2026 – 15:38 WIB

Surabaya, VIVA Jatim-keliru seorang Personil Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Aipda Sigit Dwi Susanto menuai sorotan usai dirinya mengaku telah mengakses sayembara penangkapan terduga pembunuh Sekretaris Dinas Perumahan masyarakat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan, RYS (51).



Polda Jatim susut Tangan Kejar Pembunuh Sekretaris DPRKP Bangkalan

Sayembara diumumkan di akun TikTok pribadinya @hellboyjatanraspolda. Hellboy, begitu sapaan akrab Aipda Sigit Dwi Susanto, juga mengutarakan telah menyiapkan Duit sebesar Rp20 juta Nan akan disampaikan kepada siapa saja bila tercapai menangkap terduga pembunuh RYS, Merupakan E internal kondisi Hayati.

Menurutnya, tapak itu diambil dikarenakan terduga pelaku disinyalir terus berpindah-pindah Loka dan Tetap mendapat Donasi dari pihak lain selama internal pelarian.


img_title

Tabrakan Beruntun di memasuki Jembatan Suramadu Bangkalan, 2 Orang Meninggal

“Jadi, pelaku makin berpindah-pindah, ujungnya kami inisiatif. Inisiatif pribadi ciptakan membatasi ruang pelaku Beralih, jadi biar Seluruh netizen Acuh,” ujarnya, Rabu, 8 Juli 2026.

Beliau semoga publikasi secara melebar meraih Membikin pelaku makin Susah Beralih.


img_title

Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Narkotika Jenis Kuncup Kembang Kanabis Seberat 3,37 Ton di Gresik

“Kita mau membatasi ruang Mobilitas pelaku ini. Masalahnya kan Beliau Tetap Eksis Nan nampung, pindah Tetap Eksis Nan nampung. Nah, ini kan kalau viral sekalian, ruang geraknya makin terbatas,” lanjutnya.

Namun, pernyataan tersebut Malah dibantah oleh jajaran Ketua Polda Jatim. Kabidhumas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast menegaskan, Tak Eksis sayembara Nan digelar institusinya terkait pengejaran terduga pelaku pembunuhan ASN Bangkalan tersebut.

“Enggak Eksis,” timpal Jules.

Hal senada disampaikan Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur. Ia melindungi hingga ketika ini kepolisian Tetap Konsentrasi melaksanakan pengejaran terhadap pelaku.

“Tak [ada sayembara], minta doanya saja biar [pelaku] Sigap tertangkap,” tutur Jumhur.

RYS terdeteksi meninggal Bumi di internal mobil dinas Nan terparkir di area Terminal 1 Bandara segala Juanda pada Rabu, 24 Juni 2026. Dugaan pembunuhan menguat setelah tim forensik menemukan sejumlah tanda kekerasan pada tubuh korban, di antaranya luka robek pada cuping telinga kiri dikarenakan benturan Barang tumpul serta indikasi Nan mengarah pada Mortalitas dikarenakan asfiksia atau Wafat lemas.

Sosok E, juga diyakini sebagai terduga pelaku pembunuhan lantaran terlihat terakhir kali Seiring korban. Hal itu sebagaimana keluaran rekaman kamera CCTV di area Bandara segala Juanda Surabaya.

Halaman lalu

Keduanya teridentifikasi bepergian Seiring ke area Malang dan Batu lumayan melimpah orang saat sebelum mayat RYS terdeteksi tak bernyawa.

img_title



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *