Klungkung –
Di inti upaya kepolisian menyingkap kasus pembunuhan I Nyoman Cita (50) alias Man Colik, Penduduk Nan bermukim di Sekeliling Letak pembunuhan inti dicekam Selera khawatir. Penduduk ini merupakan penghuni perumahan magnet Lepang di Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali.
Pantauan detikBali, Loka peristiwa perkara (TKP) pembunuhan tersebut merupakan Esa-satunya jalur jalur memasuki dan meninggalkan distribusi penghuni Perumahan magnet Lepang. Mau Tak mau, Penduduk harus melewati jalur tersebut ciptakan mengerjakan aktivitas sehari-masa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan informasi Nan dihimpun detikBali dari keterangan Penduduk Sekeliling, perubahan drastis sangat terasa di jalur tersebut. Sebelum peristiwa berdarah itu terwujud, jalanan ini setiap saat Hayati dan berperan Loka favorit Penduduk ciptakan berolahraga sore hingga sunyi masa.
Namun sekarang, pemandangan itu sirna. Jalanan berperan Sunyi, dan Penduduk memutuskan ciptakan mengurung diri di bagian dalam Griya ketika sunyi tiba.
“khawatir sekali. masa lalu padat kita jogging. Kalau lapar jam 9 sunyi, meninggalkan kita nyari santap. Sekarang pada ketakutan Seluruh,” ungkapan keliru seorang Penduduk Perumahan magnet Lepang Nan enggan diungkapkan namanya kepada detikBali, Kamis (9/7/2026).
Selain dikarenakan ngerinya bayang-bayang pembunuhan sadis di jalur Primer mereka, kecemasan Penduduk kian berlipat ganda lantaran pelaku Primer di kembali tewasnya Man Colik hingga ketika ini Tetap misterius dan belum hasil diringkus polisi.
“Apalagi pelakunya belum terdeteksi,” imbuhnya berbarengan nada khawatir.
Penduduk pun semoga pihak kepolisian dari Polres Klungkung meraih segera menyingkap kasus ini dan menangkap pelaku, agar Selera terjamin di lingkungan Perumahan magnet Lepang meraih kembali seperti sedia kala.
lebih masa lalu, berita Mortalitas Man Colik, Membikin geger Penduduk. Korban Nan dikenal sebagai pedagang lawar godel (sapi) ini terdeteksi tewas mengapung di sungai Bubuh pada Kamis (2/7) pagi Sekeliling pukul 08.00 Wita. ketika terdeteksi, di tubuhnya terdapat sejumlah luka tusukan. Selain itu, kalung emas Nan ia kenakan juga raib.
Kronologi peristiwa berawal pada Sekeliling pukul 17.30 Wita, Man Colik pamit ke Sungai Bubuh Nan Eksis di jalur Perumahan magnet Lepang, Desa Budaya Lepang, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung. Berdasarkan keterangan keluarga korban, selepas bekerja, Man Colik memanv Normal bersih-bersih di sungai (tukad) Bubuh ciptakan membiarkan beranjak penat.
Man Colik Nan Normal kembali di bawah jam delapan sunyi Membikin istrinya khawatir dikarenakan masa itu ia tak kunjung kembali. Lampau, putranya kesana mencari ke Loka Normal korban bersih-bersih.
Namun di TKP, putra Man Colik hanya menemukan sepeda motor Honda Scoopy ayahnya bagian dalam kondisi terkunci. busana dan ponsel korban juga raib. berita kehilangan itu pun Membikin kerabat korban dan Penduduk Sekeliling mengerjakan pencarian.
Pencarian dikerjakan Tiba pukul 3 pagi dan dilanjutkan keesokan harinya. Man Colik kemudian terdeteksi Penduduk dan tim gabungan pencarian bagian dalam kondisi mengapung tak memakai busana. Di tubuhnya terdapat luka tusukan. Kalung emas Nan Normal ia kenakan raib. Lehernya menyisakan bekas luka jeratan.
(hsa/iws)