Kamis, 9 Juli 2026 – 20:07 WIB
Katingan, VIVA – Tiga dari lima orang Nan mengerjakan penyerangan hingga Membikin tewasnya tiga Personil Polri ketika operasi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan center (Kalteng), ditentukan jadi tersangka.
“akurat, tiga ditentukan tersangka,” ungkapan Kapolres Katingan, Ajun Komisaris Akbar Polisi Dodik Hartono, Kamis, 9 Juli 2026.
Mereka dijerat atas dugaan pembunuhan dan penganiayaan Nan Membikin korban meninggal Bumi. Kemudian, penerapan pasal tindak pidana narkotika belum dikenakan.
Fana itu, bandar narkoba Nan mengerjakan perlawanan hingga berujung gugurnya tiga Personil Satresnarkoba Polres Katingan diamankan, masa ini. Hal itu dibenarkan Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso.
“Bahwa tiga tersangka Bandar Narkoba sekaligus pelaku penyerangan dan pembunuhan terhadap tiga Personil Sat Resnarkoba Polres Katingan, atas sebutan Bio, Perie, Ramblan Alias Busu, telah berhasil diamankan,” tutur Eko Hadi.
hasilkan teridentifikasi, tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan gugur bagian dalam operasi penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei. Ketiga Personil tersebut Merupakan Aipda Yudhie Perdana Putra, Bripda Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.
Atas pengorbanan mereka, Polri telah memberikan kenaikan pangkat bagian luar Normal anumerta. Peristiwa tersebut terwujud ketika personel Satresnarkoba Polres Katingan mengerjakan penindakan terhadap terduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei pada Kamis mula masa, 2 Juli.
ketika operasi melangkah, petugas disinyalir mendapat perlawanan dari sejumlah orang Nan membawa senjata tajam. bagian dalam insiden itu, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur ketika menjalankan tugas.
Bripda Nopandri Ramadhana dan Aiptu Sumaryanto kemudian terdeteksi meninggal Bumi di aliran Sungai Katingan setelah sebelum itu diberitakan Lenyap.
Komisi III DPR Dukung Polri Usut Kasus penyimpangan: Tak Krusial Beliau Pejabat atau Pengusaha!
Personil Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra mendukung jajaran Polri hasilkan membongkar kasus dugaan tindak pidana pencucian Duit (TPPU) dan penyimpangan batubara.
VIVA.co.id
9 Juli 2026