Ngawur Pengusaha Ini Ngaku Ditipu Terduga Pembunuh Sekdin Bangkalan Rp 144 Juta




Surabaya

Hingga ketika ini cowok Nan tertangkap CCTV Bandara Juanda menyopiri mobil dinas Sekretaris Dinas Perumahan masyarakat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati belum juga tertangkap. cowok Nan terungkap bernama Erlan itu disinyalir seorang penipu ulung. tidak akurat Esa korbannya akses Bunyi.

Dugaan bahwa Erlan merupakan seorang penipu ulung itu sempat disampaikan oleh Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur. “Jadi, latar belakangnya (E) ini memang orang ini tukang tipu-tipu,” ungkapan Jumhur, Selasa (7/7/2026).

tidak akurat Esa korban penipuan Erlan pun akses Bunyi. Seorang pengusaha Usul Bandung berinisial ARN mengaku dirinya ditipu oleh Erlan hingga kehilangan Duit meraih kelebihan dari Rp 144 juta. Penipuan ini berkedok pinjam Duit hasilkan menebus tanah milik Erlan Nan digadaikan kepada perorangan di Bali.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Awalnya Beliau romansa ke Saya dan kerabat Saya sedang Eksis masalah. Beliau romansa kalau tanahnya itu digadaikan ke perorangan di Bali. Mau dialihgadaikan lah istilahnya, Hanya Beliau bilang kalau mau dipindahtangankan atau digadaikan ke orang lain, sertifikat tanahnya harus ditebus masa lalu,” ujar ARN kepada detikJatim, Rabu (8/7/2026).

“Katanya telah Eksis Nan mau mau mendapatkan gadai mutakhir, nampung istilahnya. Nah di masa depan di masa depan (Saya) meraih persenan ungkapan Beliau. Oke lah, disetujui lah Baju Saya dan kerabat Saya itu berdua syarat pihak kami harus ikut ke Bali. Jadi Saya Perintah kerabat Saya nemenin Pak Erlan ke Bali,” lanjutnya.

ARN berbisik, Erlan sangat lihai bagian dalam meyakinkan dirinya agar mau meminjamkan Duit hasilkan menebus tanah Nan Beliau gadaikan di Bali itu. ARN mengaku yakin dikarenakan menyaksikan sosok Erlan Nan pas melimpah mengenal sejumlah tokoh di Jakarta.

“Jadi Saya kenalnya itu Masa kami ngekos bareng di tidak akurat Esa kos-kosan di Jakarta inti. Tiga purnama Saya tau beliau itu Saya sempat diajak dan dikenalkan ke kelebihan dari Esa tokoh notaris dan lawyer Nan menurut Saya pas terkenal. Saya juga pernah diajak ke tidak akurat Esa ponpes di Tasikmalaya, dan di sana Beliau dipanggil Pak Haji,” paparnya.

Sejak ketika itu, ARN meyakini bahwa Erlan memang orang baik. Apalagi di Sekeliling kos-kosan, Erlan juga dikenal sebagai sosok Nan royal, sering membagikan rokok, makanan, hingga minuman kepada penjaga keamanan maupun petugas kebersihan.

“dikarenakan itulah Saya yakin, dan Saya merenung Saya harus menolong Pak Erlan ini. Masa itu evaluasi gadai tanahnya itu Sekeliling Rp 600 juta. Beliau awalnya Saya kasih Kontan Duit Rp 120 juta, Lampau setelahnya dikarenakan Beliau bilang turun, pada akhirnya Saya transfer lagi Sekeliling Rp 20 juta,” katanya.

Mei 2026 Lampau, Erlan Seiring kelebihan dari Esa orang kerabat ARN bertolak ke Bali hasilkan menjalankan agenda penebusan dan alih gadai tanah tersebut melalui perjalanan darat. Mereka sempat mampir ke Nganjuk selama kelebihan dari Esa Masa Lampau mengembangkan perjalanan ke Bali.

“Tiba di Bali kerabat Saya ini dipertemukan berdua tidak akurat Esa lawyer terkenal di Bali, Eksis namanya Togar Situmorang. Jadi kami Tetap berfikir positif di situ, dikarenakan pak Erlan ini tau tidak akurat Esa lawyer di Bali. ternyata, lawyer itu juga dikadalin Baju Pak Erlan,” ujarnya.

ARN pun menceritakan bahwa Erlan ternyata Tak Mempunyai tanah di Bali. Beliau sengaja mengutarakan kebohongan itu agar ARN mau meminjamkan Duit kepadanya. lagian kepada pengacara Togar Situmorang, Erlan berbisik hendak meraih tanah dan mengenalkan ARN sebagai pembelinya.

“Jadi ternyata Pak Erlan itu pura-pura mau menggadaikan ke orang lain itu tanahnya ngga Eksis. Beliau bilangnya ke Saya Baju ke lawyer itu beda,” ujar ARN.

kilat romansa, sunyi sebelum masa H Nan dijanjikan hasilkan menebus tanah, Erlan kabur dari hotel Loka dirinya dan kerabat ARN menginap di Bali. Erlan membawa serta Duit Kontan Rp 120 juta termasuk Rp 20 juta Nan ditransfer ARN ke nomor rekening asing Nan disampaikan oleh Erlan, serta sebuah ponsel iPhone 13 Nan disampaikan ARN kepada Erlan.

“Jadi Pak Erlan Masa tau Saya itu memang Hampa secara ekonomi. akurat-akurat Tak mempunyai apa-apa dikarenakan ngakunya habis kena musibah. HP nggak mempunyai, dompet nggak Eksis. Makanya kami Tiba menolong Beliau hasilkan biaya kos, juga biaya santap. Pas di Bali itu juga Saya kasih iPhone 13, diajak kabur juga,” ungkapan ARN.

lebih masa lalu, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur menegaskan bahwa pihaknya ketika ini telah bekerja Baju berdua Polresta Sidoarjo. Beliau sebutkan juga bahwa seluruh personel Jatanras Polda Jatim inti dikerahkan hasilkan memburu Erlan Nan terkenal licin dikarenakan kerap berpindah dari Esa Letak ke Letak lain.

“Seluruh personel Jatanras diterjunkan hasilkan memburu keberadaan pelaku.” tandas Jumhur.

lebih masa lalu, Erlan disinyalir cowok Nan terekam CCTV menyopiri mobil dinas Sekdin PRKP Bangkalan Ruly di Bandara Juanda. Ruly terungkap meninggal di bagian dalam mobil Toyota Kijang Innova pelat merah Nan terparkir di area Terminal 1 Bandara semesta Juanda, Sidoarjo pada Rabu, 24 Juni 2026.

Berdasarkan informasi Nan dihimpun, mobil tersebut terungkap telah melangkah masuk ke area parkir Terminal 1 Bandara Juanda sejak Sabtu (20/6). Dari keterangan parkir, kendaraan itu belum pernah meninggalkan hingga jenazah Ruly terungkap bagian dalam kondisi telah merasakan pembusukan di dalamnya.

(auh/dpe)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *