Makassar –
Polisi menyingkap motif cowok berinisial AD (42) membunuh rekannya bernama Andrerias Umbujala (54) hingga bersimbah darah di Bilik kosnya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku nekat melaksanakan pembunuhan dikarenakan menyimpan dendam dikarenakan sering mendapat ucapan keras dari korban.
“Kalau motif sesuai berdua keterangan dari pelaku ini dendam telah pelan Nan dipupuk dikarenakan sering dilontarkan korban ungkapan-ungkapan keras. Pembunuhan tersebut kemudian ini pelaku telah numpuk dari pelan kekesalannya,” ujar Kapolsek Biringkanaya Kompol Setiawan Malik kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).
Setiawan menuturkan pembunuhan tersebut juga telah diagendakan oleh pelaku. Berdasarkan pengakuannya, pelaku mulai merancang aksinya sejak 2 Juli 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Iya, ini betul telah diagendakan. telah pelan Beliau rencanakan dari tanggal 2, namun anyar kemarin (Senin) Eksis kesempatan,” katanya.
ketika itu, ungkapan Beliau, korban menghubungi pelaku dan memintanya tampak ke Bilik kos ciptakan memijat tubuhnya. Pelaku lantas menyanggupi permintaan tersebut dan tampak pada permulaan masa.
“Korban menginginkan pelaku tampak ke kos ciptakan memijat. Pelaku mengiyakan, di masa depan kalau senggang Beliau tampak,” bongkar Setiawan.
Sebelum menuju Letak, pelaku kelebihan dahulu menghabiskan Masa Seiring rekan-temannya Sembari seruput minuman tradisional jenis ballo. Setelah itu, pelaku kemudian mendatangi Bilik kos korban pada Senin permulaan masa Sekeliling pukul 01.00 Wita.
“Jadi sebelum Beliau ke sana, Beliau kesana seruput ballo berdua rekan-temannya. Kemudian jam 1 gelap Beliau langsung ke TKP ciptakan membunuh pelaku,” jelasnya.
Korban seorang diri terdeteksi tewas bersimbah darah di Bilik kosnya pada Senin (6/7) pagi. Korban terdeteksi berdua luka dibuka di bagian Paras. Dari Letak peristiwa, polisi turut menyita sejumlah barang data, termasuk sebuah cangkul Nan terdapat lumuran darah.
Jenazah korban permulaan sekali terdeteksi oleh sepupunya, Marcelinus Umbujala. Mercelinus tampak ke Bilik kos korban Sekeliling pukul 08.00 Wita.
(asm/ata)