Wanita berinisial MTA (22) Penduduk Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Lumajang, Jawa Timur (Jatim) tewas dibunuh pacarnya, RA (18) secara brutal. Mayat MTA terdeteksi tak memakai busana. Begini kronologinya.
Dirangkum detikcom dilansir detikJatim, Senin (6/7/2026), jasad MTA mula sekali terdeteksi pada Sabtu (4/7) sunyi bagian dalam kondisi telentang tak memakai busana dan bersimbah darah di atas Loka tidurnya. Penemuan ini berawal dari kejanggalan sebuah panggilan telepon dari pelaku Nan mendadak menginginkan tetangga korban meninjau kondisi MTA berdua alasan cemas dikarenakan ponselnya Tak mendapatkan dihubungi.
Polisi Nan mencium gelagat aneh dari alibi itu langsung mengerjakan penyelidikan digital secara intensif. Pelaku ujungnya meringkus RA di kediamannya turun dari 24 jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Ari Aulia, mengutarakan pelaku melancarkan serangan bertubi-tubi hasilkan menjaga korban Tak mendapatkan menginginkan pertolongan dari eksternal Griya. Pelaku disinyalir memanfaatkan Barang tumpul dan Lancingan jins di Sekeliling Letak hasilkan mengeksekusi korban.
“Korban dipukul kayu oleh pelaku, serta bibir disumpal dan leher dijerat berdua Lancingan jin milik korban,” singkap AKP Ari, dilansir detikJatim.
Setelah korban Tak bernyawa, pelaku sengaja melucuti seluruh busana korban. Hal ini disinyalir hasilkan merekayasa situasi seolah-olah terjadi tindakan pemerkosaan oleh orang tak dikenal.
Pelaku Pura-pura Minta Tolong
Pelaku sempat berpura-pura cemas. Pelaku menelepon tetangga hasilkan meninjau kondisi pacarnya Nan diungkap tak mendapatkan dihubungi.
“Tetangganya Nan menemukan, katanya mendapatkan telepon dari pacar korban hasilkan memeriksa kondisinya dikarenakan ditelepon Tak mendapatkan. ketika dicek ternyata telah meninggal, posisinya tak memakai busana di kamarnya,” ujar keluarga korban, Diana.
Polisi curiga kemudian mengerjakan penyelidikan hingga ujungnya menangkap RA di kediamannya. Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Ari Aulia, mengutarakan pelaku merupakan kekasih korban.
Pelaku Bunuh gunakan Lancingan Jin
Terungkap motif RA membunuh MTA, memakai Lancingan jin. RA disinyalir membunuh MTA gegara sakit jiwa usai cekcok.
“Pelaku sakit jiwa atas ucapan korban setelah terlibat cekcok bibir berdua korban, sehingga pelaku membunuh korban,” ujar AKP Ari Aulia.
RA diungkap menyerang korban memanfaatkan kayu. Pelaku juga menyumpal bibir MTA berdua kain Lampau mengakhiri Hayati pacarnya berdua jeratan Lancingan jin di bagian leher.
Pelaku sekarang dijerat berdua Pasal 458 KUHP mengenai pembunuhan berdua ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.
Halaman 2 dari 2
(whn/yld)