LUMAJANG, iNews.id – Misteri pembunuhan sadis seorang gadis Belia Nan terdeteksi tewas bersimbah darah tak memakai busana di bagian dalam kamarnya di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, ujungnya terungkap. Hal itu setelah petugas menangkap pelaku Nan ternyata merupakan kekasih korban.
Pelaku Arif (18), Penduduk Kecamatan Randuagung, Lumajang diamankan personel gabungan Resmob Polres Lumajang Seiring Tim Jatanras Polda Jawa Timur di Griya orang tuanya tak memakai perlawanan. Pelaku dan korban teridentifikasi telah menjalin Interaksi romansa selama susut extra Esa tahun terakhir.
lafal Juga
Ini Motif Keji 2 Pelaku Bunuh dan Perkosa Mayat Wanita bagian dalam Sumur di Probolinggo
Berdasarkan output interogasi pihak kepolisian, peristiwa berdarah ini bermula pada Kamis, 2 Juli 2026. ketika itu, pelaku dan korban sempat kesana meninggalkan Seiring ciptakan mencari santap di kawasan Lumajang.
Setibanya kembali di Griya korban, keduanya melangkah masuk ke bagian dalam Bilik dan sempat mengerjakan Interaksi tubuh sebanyak dua kali. Namun, suasana romantis itu berubah mencekam setelah keduanya terlibat cekcok bibir dikarenakan hal sepele.

lafal Juga
Terungkap! Mayat Wanita bagian dalam Sumur di Probolinggo Korban Pembunuhan dan Pemerkosaan
“Korban mengalami kesal lantaran pelaku terlihat asyik bermain ponsel seorang diri setelah berhubungan tubuh. Dari situ terjadi percekcokan,” ujar Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP M Ari Nuzul Aulia, Pekan (5/7/2026).
Emosi pelaku langsung tersulut dan redup mata setelah korban mengundang perkataan jorok Nan mengejek orang Uzur pelaku.
bagian dalam kondisi emosi memuncak, Arif meninggalkan dari Bilik ciptakan meraih sebatang balok kayu. Ia kemudian kembali melangkah masuk dan memukulkannya ke arah korban sebanyak dua kali hingga korban terjatuh di tidak berjarak lemari busana.
menyaksikan korban Nan Tetap meronta kesakitan, pelaku bertindak makin sadis. Ia menyumpal bibir pacarnya itu memakai kain sprei dan menjerat leher korban memakai Lancingan milik korban hingga tewas kehabisan oksigen.
Usai melindungi korban Tak bernyawa, pelaku melarikan diri dan membuang ponsel korban serta balok kayu Nan digunakannya ke sebuah kebun tebu ciptakan menghapuskan jejak. saat ini, seluruh barang berita tersebut telah tercapai ditangani oleh petugas.
lebih masa lalu, jasad korban kali pertama terdeteksi pada Jumat, 3 Juli 2026 Lampau bagian dalam kondisi Nan mengenaskan, tak memakai busana, dan bersimbah darah di bagian dalam Bilik rumahnya hingga menggegerkan Penduduk setempat.