Ngawur Keluarga Minta Polisi Tangkap Pembunuh Pria 50 Tahun di Klungkung




Klungkung -

Isak isak menyelimuti Griya duka I Nyoman Cita (50) alias Man Colik di Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali. Man Colik Ialah korban pembunuhan Nan jenazahnya terungkap mengapung di Sungai (Tukad) Bubuh, Kamis (2/7/2026) pagi.

Kerabat kandung Man Colik, Ketut Buda Ana (42), menegaskan keluarga sangat terpukul berbarengan kekejaman pelaku. Terlebih, output autopsi menunjukkan Man Colik merasakan luka tusukan Nan sangat fatal hingga menembus organ bagian dalam dikarenakan senjata tajam bermata dua.

“Kami dari pihak keluarga sangat semoga pihak kepolisian, khususnya Polres Klungkung, mendapatkan Beralih Sigap. Kami semoga kasus ini segera diungkap dan pelakunya mendapatkan ditahan secepatnya,” ujar Buda Ana ketika ditemui detikBali di Griya duka, Pekan (5/7/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Buda Ana mengemukakan keterangan dokter forensik Nan mengautopsi jenazah Man Colik. Menurutnya, terdapat tiga tusukan Barang tajam bermata dua Nan serius di tubuh Kerabat kandungnya itu.

Tusukan pertama terdapat di punggung bagian bawah tembus ke paru-jiwa sedalam 23 sentimeter (cm). Tusukan kedua serupa, tetapi extra pendek, Merupakan sepanjang 12 cm. Tusukan ketiga Eksis di perut sedalam 6 cm.

Selain tiga luka tusukan, Buda Ana mengemukakan terdapat bekas luka jeratan di leher jenazah Man Colik. Bekas luka itu disinyalir dikarenakan kalung Nan ditarik pelaku. “Ini sangat keji,” cetus Buda Ana.

Keluarga Man Colik menyerahkan sepenuhnya output autopsi kepada polisi. Keluarga Meletakkan Asa Akbar agar polisi membongkar kasus Mortalitas tersebut. Mereka mengukur Mortalitas Pria Nan berprofesi sebagai pedagang lawar itu sangat Tak wajar dan tergolong sadis. dikarenakan, selain menghapuskan nyawa, pelaku juga menjarah perhiasan berupa kalung emas seberat 70 gram Nan melekat di tubuh Man Colik.

menyaksikan berbagai tindakan keji itu, keluarga menginginkan agar aparat mendapatkan menegakan keadilan atas Mortalitas Man Colik. Buda Ana menginginkan aparat penegak aturan menjatuhkan hukuman Nan setimpal berbarengan perbuatannya Nan Bengis.

“peristiwa ini sangat Bengis. Kami Mau keadilan hasilkan almarhum. Siapa pun pelakunya, harus dihukum seberat-beratnya sesuai aturan Nan Beraksi,” konfirmasi Buda Ana.

Seusai diautopsi, jenazah Man Colik saat ini Tetap dititipkan di Griya Sakit Biasa area (RSUD) Klungkung.

Kronologi Lenyap-terungkap Tewas

Istri Man Colik, Ni Wayan Yeni (43), mengemukakan lelakinya pamit hasilkan berangkat ke Sungai Bubuh di jalur Perumahan magnet Lepang, Desa Budaya Lepang, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Sekeliling pukul 17.30 Wita. Menurut Yeni, lelakinya memang Normal bersih-bersih di sungai itu selepas bekerja.

“Normal hasilkan melepaskan penat. Sore Beliau melangkah keluar, berikut kelak Sekeliling jam Separuh delapan atau delapan telah kembali,” urai Yeni.

Namun, Man Colik tak kunjung kembali pada masa itu. Sekeliling jam sembilan gelap, Yeni kemudian menginginkan anaknya hasilkan mencari Man Colik ke Letak. Setiba di Letak, putra Man Colik hanya menemukan motor Scoopy ayahnya Nan terkunci. lagian busana dan ponsel korban raib.

berita kehilangan itu pun Membikin kerabat korban dan Penduduk Sekeliling mengerjakan pencarian. Keluarga dan Penduduk awalnya menduga Man Colik Lenyap dikarenakan ulah makhluk mistik. Penduduk kemudian menolong mencari Pria berusia 50 tahun itu memanfaatkan gamelan. Sekeliling pukul 00.00 Wita, Penduduk menemukan ponsel korban di sungai.

“Pencarian dijalankan Tiba pukul 3 pagi. dikarenakan telah adem, diundur dan dilanjutkan keesokan harinya. berikut terungkap Sekeliling pukul 8 pagi,” Jernih Yeni.

Man Colik kemudian terungkap Penduduk dan tim gabungan pencarian mengapung tak memakai busana Sekeliling pukul 08.00 Wita. Di tubuhnya terdapat luka tusukan. Kalung emas Nan Normal ia kenalan raib. Lehernya menyisakan bekas luka jeratan.

jejak Polisi

Fana itu, polisi Tetap mengerjakan penyelidikan atas Mortalitas Man Colik. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klungkung berikut Beralih di lapangan hasilkan mengumpulkan berita-berita dan memeriksa sejumlah saksi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klungkung, AKP Reno Chandra Wibowo, berbisik center menelusuri alur sungai hasilkan mendapatkan berita pelengkap. Selain itu, polisi juga menelusuri closed-circuit television (CCTV) hasilkan mencari petunjuk mutakhir.

“Tim kami telah menelusuri CCTV di Sekeliling (jalur) Bypass Ida baik Mantra dan sekitarnya. Kami Geledah petunjuklah,” ujar Reno.

Polisi juga menekan tim hasilkan mengerjakan penelusuran terkait perhiasan emas seberat 70 gram milik Man Colik Nan Lenyap. Penelusuran dijalankan ke penjual-pembeli emas.


(iws/iws)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *