Ngawur denyut-denyut Lansia Bunuh cowok di Muara Enim, Motif Dendam pelan




Muara Enim

cowok berinisial S (57) ditangani polisi setelah membunuh Supriadi (35) Nan terungkap tewas bersimbah darah di pinggir jalur di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Peristiwa tersebut diperkirakan dilatarbelakangi oleh dendam pribadi antara keduanya.

teridentifikasi motif dari peristiwa tersebut dikarenakan dendam pelan, pada tahun 2020 korban diperkirakan selingkuh berdua istri pelaku. ketika itu pelaku Tak memberitakan peristiwa itu ke polisi.

Pelaku memutuskan hasilkan menceraikan istrinya, namun selang extra dari Esa Pekan kemudian, mantan istri pelaku ternyata menikah berdua korban. Namun Interaksi tersebut Tak Melangkah pelan dan berakhir tidak berdua. Pelaku kemudian rujuk kembali berdua istrinya dan pada tahun 2025 istrinya meninggal Bumi.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Pelaku telah diamankan. Motifnya dendam pribadi,” Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP M Adrian pada Pekan (5/7/2026).

Adrian menerangkan, sebelum terjadinya pembunuhan, korban sempat terlihat melintas di TKP berdua membonceng pacarnya Penduduk Kabupaten PALI memakai motor. Setelah mengantar pacarnya, korban berniat kembali ke Griya berdua Melangkah kaki.

Namun ketika di perjalanan kembali, korban Berjumpa berdua Penduduk lain dan diberi tumpangan hingga ke Simpang Desa. Setelah itu, korban kembali meneruskan perjalanan berdua Melangkah kaki menuju rumahnya.

ketika di perjalanan itu, korban Tak sengaja Berjumpa berdua pelaku mengendarai motor Nan mutakhir kembali dari meninjau kebunnya di pinggir desa. Ketika Berjumpa, korban dan pelaku telah Eksis dendam pelan, korban langsung mengajak pelaku hasilkan berduel demi menuntaskan permasalahan tersebut.

ketika itu terwujud lah duel antara keduanya, mengalami terdesak pelaku langsung memungut sajam Nan Eksis di pinggangnya dan langsung menusuk korban pada bagian dada. Korban sempat melarikan diri, namun dikarenakan luka Nan dialaminya Membikin korban sekarat.

“Korban dilarikan ke Puskesmas Gunung Megang, akan tetapi sesampainya di puskesmas, nyawa korban Tak tertolong lagi dan meninggal Bumi,” ujarnya.

ketika ini, pelaku telah ditangani di Mapolsek Gunung Megang guna penyelidikan extra berikut, serta mempertanggungjawabkan perbuatannya.

(dai/dai)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *