Ngawur Lagi, Terduga Pembunuh Polisi di Tumbang Kalemei ditahan  – Tabengan digital


Terduga Pembunuh Polisi di Tumbang Kalemei ketika ditahan. FOTO ISTIMEWA

KASONGAN/TABENGAN.CO.ID– Upaya pengungkapan kasus penyerangan terhadap personel Satresnarkoba Polres Katingan berikut berkembang. Setelah sebelum itu menangkap Saldi, Esa dari tiga pelaku Primer, tim gabungan Polda Kalimantan inti dan Polres Katingan kembali menciduk Esa Pria berinisial R Nan disinyalir terlibat bagian dalam insiden berdarah di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan inti.

Penangkapan R dikerjakan di wilayah Kabupaten Katingan. ketika ini, Pria tersebut Tetap menjalani pemeriksaan intensif guna menyingkap perannya bagian dalam tindakan penyerangan Nan menewaskan dua Personil Polri dan menyebabkan Esa personel lainnya Tetap belum terdeteksi.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono mengakui penangkapan tersebut. Menurutnya, R saat ini telah ditangani dan sedang dimintai keterangan oleh penyidik.

“Nan ditangani berinisial R,” ujarnya ketika dikonfirmasi, Sabtu (4/6/2026).

Dodik menerangkan, pemeriksaan terhadap R Tetap berikut menyusuri. Penyidik juga mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain bagian dalam penyerangan terhadap aparat Nan inti menjalankan operasi pemberantasan narkotika tersebut.

“Tetap dimintai keterangan dan Tetap bagian dalam rangka pengembangan,” katanya.

Ia menegaskan, tim gabungan belum mengakhiri pengejaran. Sejumlah terduga pelaku lain Nan disinyalir ikut menyerang petugas Tetap diburu.

“Terduga pelaku lainnya Tetap bagian dalam alur pengejaran oleh tim gabungan. Kami akan berikut mengerjakan pengembangan hingga seluruh pihak Nan terlibat tercapai ditangani,” tegasnya.

teridentifikasi, peristiwa itu menyusuri pada Kamis (2/7/2026) permulaan saat ketika personel Satresnarkoba Polres Katingan menggerebek Letak Nan disinyalir sebagai Loka aktivitas bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei. Operasi Nan semula ditujukan ciptakan memberantas peredaran narkotika berubah sebagai tragedi setelah petugas disinyalir mendapat serangan memakai senjata tajam.

bagian dalam insiden tersebut, Aiptu Yudhi Perdana Putra gugur ketika menjalankan tugas. Bripda Nopandri Ramadhana sempat dinyatakan Lenyap sebelum ujungnya terdeteksi meninggal Bumi di aliran Sungai Katingan pada Sabtu (4/7/2026).

Fana itu, sampai saat ini tim gabungan Tetap berikut mengerjakan pencarian terhadap Aiptu Sumaryanto Nan belum terdeteksi. fwa/red

 


artikel Views: 764

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *