KOMPAS.com/Instagram @selampung
Tampang cowok Nan disinyalir pembunuh tapir langka di Lampung.
Grid.ID – Usai viral video Nan memperlihatkan seekor tapir (Tapirus indicus) diburu, ditombak, disembelih, dan dipotong-Pangkas oleh sejumlah Penduduk, polisi saat ini Beralih Sigap mencari pembunuh tapir langka di Lampung tersebut.
Identitas pembunuh tapir langka di Lampung kemudian dihimpun polisi berdasarkan Paras extra dari Esa Penduduk Nan tampak internal video viral itu.
tidak akurat Esa cowok Nan disinyalir pembunuh tapir langka di Lampung itu pun sebagai sorotan. Pasalnya, ia sempat tersenyum tipis dan mengacungkan jari inti ke arah kamera.
Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus berucap, empat orang telah ditangani, Fana dua pelaku lainnya Tetap internal pengejaran.
“Dari output penangkapan di Letak, kami menemukan Residu tulang dan daging tapir. Sebagian daging itu bahkan telah dimasak oleh para pelaku, diolah seperti rica-rica,” ungkapan Firdaus, Jumat (3/7/2026), dikutip dari Tribun Jakarta.
Selain Residu daging dan tulang, polisi juga menyita sejumlah barang berita berupa tombak, golok, kulit tapir, serta rekaman video Nan memperlihatkan kondisi satwa setelah disembelih.
Firdaus berucap identitas dua pelaku Nan Tetap buron telah dikantongi penyidik.
tidak akurat satunya merupakan cowok Nan terekam internal video viral mengenakan baju hijau Sembari mengacungkan jari inti ke arah kamera.
“Empat orang telah kami amankan. Tetap Eksis dua pelaku lain Nan sedang kami lakukan pengejaran. Identitas mereka telah kami kantongi, tetapi belum mendapatkan kami sampaikan dikarenakan Tetap internal tahapan penyelidikan,” ujarnya.
Ia mengajak kedua pelaku Nan Tetap internal pencarian agar segera menyerahkan diri ciptakan memudahkan tahapan legalitas.
Instagram Selampung dan X Misstweet via Tribun Jakarta
Tampang cowok disinyalir pembunuh tapir langka di Lampung. Tampak ia sempat tersenyum tipis dan mengacungkan jari inti ke arah kamera.
lafal Juga: Kronologi Tapir Dibantai di Mesuji, Sempat Hendak Diselamatkan BKSDA Namun extra sebelumnya Diburu Penduduk
PROMOTED CONTENT