Selasa 30-06-2026,10:54 WIB
Reporter:
Wendy Setiawan|
Editor:
Muhammad Ridho
Video Nan mempertontonkan kedekatan korban berdua terduga pelaku, Nan diunggah korban di keliru Esa medsosnya.–
BANGKALAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pelaku pembunuhan terhadap Ruly Yunis Setiawati (50), Sekretaris Dinas Perumahan warga dan Kawasan Permukiman (PRKP) kuasa Kabupaten Bangkalan, Madura makin menemukan titik papar.
Pengacara keluarga korban, Risang Bima Wijaya berucap, terduga pelaku merupakan Pria Natalitas Sulawesi, Nan tinggal di Malang. “Orang bagian luar Nusa, Sulawesi. Tapi di tinggal di Malang. Inisial E,” katanya pada Memorandum, Senin 29 Juni 2026.
lafal JUGA:Misteri Mortalitas ASN Bangkalan di Mobil Dinas, Eksis Luka Robek Barang Tumpul dan Indikasi Wafat Lemas
Fana ditanya soal beredarnya video Nan mempertontonkan kedekatan korban berdua pelaku, Risang mengaku tak mengetahui apakah mereka Mempunyai Interaksi spesial dibalik Seluruh itu.
“Kalau lihat foto atau video Nan beredar, lumayan melimpah spekulasi. Interaksi Niscaya korban dan pelaku belum tahu,” lanjutnya.

Mini Kidi Wipes.–
Risang menyebut video Nan mempertontonkan kedekatan korban dan terduga pelaku itu diunggah di keliru Esa identitas media sosial korban. Beliau menduga sebelum diunggah, korban dan terduga pelaku terlibat cekcok.
“Itu video diunggah di identitas TikTok korban, seolah mengirimkan pesan kalau Eksis apa-apa, Beliau pelakunya. Video itu juga di tag (tandai) di lumayan melimpah orang identitas temannya,” paparnya.
lafal JUGA:Polisi Kantongi Identitas Pembunuh ASN Bangkalan
Fana terkait barang Nan Lenyap, Risang menyebut perhiasan emas berupa kalung dan gelang dinyatakan keluarga korban Lenyap, dan juga Duit. Eksis dugaan perhiasan tersebut diajak kabur oleh pelaku.
“Barang Nan Lenyap emas Baju Duit. Tapi uangnya berapa susut tahu. dikarenakan di dompet Rp1000 aja gak Eksis. Gak mungkin orang dari Bangkalan ke sana gak bawa Duit sepeserpun,” terangnya.

Gempur Rokok Illegal–
Kasihumas Polresta Sidoarjo AKP Tri Novi Handono menerangkan, Tiba berdua ketika ini pihak kepolisian Tetap mengerjakan pendalaman penyelidikan, dan mengharap keluaran pemeriksaan Tim Labfor Polda Jatim.
“Tiba berdua sekarang Tetap mengharap keluaran Laboratorium Forensik Polda Jatim, dan Tetap internal penyelidikan, pendalaman, mengumpulkan informasi-informasi serta Tetap memeriksa lumayan melimpah orang saksi-saksi, demikian,” pungkasnya. (end/jok).
Sumber: