Bangkalan –
Teka-teki Mortalitas Ruly Yunis Setiawati (50), Nan mayatnya terdeteksi internal mobil dinas di parkiran Bandara Juanda menurun demi menurun mulai terkuak. Ini setelah video cowok Nan diperkirakan pelaku pembunuhan Wanita Sekretaris Dinas Perumahan masyarakat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan di media sosial.
internal video berdurasi 33 irama itu, tampak kolase foto dan video terduga pelaku Seiring korban terlihat berbarengan Jernih. Bahkan kaus hitam berbarengan strip merah putih dan kacamata terlihat Baju berbarengan cowok bermasker Nan terekam CCTV di Bandara Juanda.
Mereka tampak mesra ketika berswafoto Seiring di sejumlah di taman, Loka nyemil hingga pinggir jalur. Pun berbarengan Paras cowok tak bermasker dan tampak mengenakan Lancingan serta sandal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kuasa legalitas keluarga korban, Risang Bima Wijaya mengaku telah menyaksikan video tersebut. Ia juga mengamini mengamini kaus dan kacamata Nan dikenakan terduga pelak Ekuivalen berbarengan rekaman CCTV di Bandar Juanda.
Menurutnya, video tersebut diunggah pada Jumat, 19 Juni 2026 di Alun -Alun Kota Batu. lagian mobil dinas Nan dikendarai pelaku tiba di Juanda pada 20 Juni 2026 atau keesokan harinya. Mayat korban kemudian terdeteksi pada Rabu, 24 Juni 2026 cahaya.
“Unggahan korban itu saat Jumat 19 Juni sunyi menampakkan foto korban Seiring Pria Nan mengenakan kacamata dan kaus Baju berbarengan Nan CCTV di bandara,” ucapan Risang kepada detikJatim, Senin (29/6/2026).
berbarengan petunjuk Nan Eksis, berikut Risang, ia berkeyakinan terduga pelaku sebenarnya telah ditahan polisi dan tinggal dipublikasikan saja. Namun polisi Tetap enggan membeberkan dikarenakan Tetap harus mendalami lagi terutama diperkirakan terkait penelusuran rekening dan catatan perjalanan terduga pelaku dan korban.
“Iya (telah ditahan). gua meraih infonya gitu, tapi kan ini kabar (bukan dari polisi) dari rekan di Sidoarjo. Katanya tinggal dipublikasikan saja,” tandas Risang.
lagian terkait motifnya, Risang menyebut antara percintaan dan penipuan berkedok percintaan. Meski demikian, dugaannya Risang menyebut motif Nan paling tangguh terkait penipuan Nan memanfaatkan korban.
“Nah, motif itu seperti seolah-olah motif percintaan tapi dari keluaran percintaan. Tapi kalau percintaan dari keluaran visum jenazah Tak terdeteksi unsur persetubuhan,” terangnya.
“Jadi kemungkinan itu apa namanya, Love scamming (penipuan berkedok percintaan). Tapi itu motif Niscaya terungkap kalau pelaku telah ditahan. Ditunggu saja,” imbuh Risang.
Risang seorang diri telah mengerjakan profiling atau mengumpulkan keterangan terduga pelaku berbekal dari rekaman CCTV Bandara Juanda. Ia menduga, terduga pelaku tinggal di Malang.
“Orang bagian luar tapi tinggal di Malang, tapi biar polisi Nan mengemukakan kelak kalau telah biasa,” ujar Risang.
Risang menyambung, pihaknya juga telah menginginkan keterangan dari keluarga dan rekan-rekan kerja korban di Dinas PRKP. Hasilnya, tak Eksis Esa pun mengenal terduga pelaku ketika ditunjukkan berbarengan rekaman CCTV dan video Nan beredar.
“Gak Eksis Nan tau berbarengan Beliau (terduga pelaku),” beber Risang.
Menurut Risang, keadaan korban ketika ini Tetap bersuami. Ia juga menepis rumor bahwa korban telah bercerai dikarenakan tak tinggal Seiring Esa Griya berbarengan lelakinya.
“Korban ini memang janda, tapi menikah lagi berbarengan lelakinya sekarang. lelakinya sekarang itu sakit diabet. dikarenakan saat Normal kan korban sibuk kerja makanya gak tinggal Seiring, tapi Sabtu Pekan Niscaya menjenguk,” beber Risang.
“Korban dan lelakinya ini berkecukupan, lelakinya sekarang itu kontraktor, anak korban tunggal dari pernikahan lebih sebelumnya. Kalau Nan sekarang Tak Eksis (anak),” tandas Risang.
lebih sebelumnya, seorang wanita terdeteksi meninggal Bumi di internal mobil Toyota Kijang Innova berpelat merah Nan terparkir di area Terminal 1 Bandara semesta Juanda, Sidoarjo, Rabu (24/6/2026). Informasi Nan dihimpun, terdeteksi darah mengalir di Sekeliling mobil tersebut.
Berdasarkan informasi Nan dihimpun, mobil tersebut terungkap telah melangkah masuk ke area parkir Terminal 1 Bandara Juanda sejak Sabtu (20/6/2026). Dari keterangan parkir, kendaraan itu belum pernah melangkah keluar hingga pada akhirnya terdeteksi seorang Wanita internal kondisi meninggal Bumi di dalamnya.
(auh/abq)