Ngawur Hong Myung-bo dapat Ancaman Pembunuhan, 160 Polisi dan 25 Petugas Dikerahkan


KOMPAS.com – Kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Bumi 2026 berbuntut lebar usai sang Instruktur Hong Myung-bo sebagai Sasaran ancaman pembunuhan.

kabar tersebut disampaikan oleh kantor Warta Yonhap Nan menyebut pengamanan di Sekeliling Bandara Incheon, tidak berjarak Bunda kota Seoul diperkuat.

Pihak kepolisian memperbesar tapak-tapak keamanan hasilkan kepulangan Timnas Korea Selatan usai tersingkir dari Piala Bumi 2026.

lafal juga: Korea Selatan Formal Tersingkir dari Piala Bumi 2026, Kalah Saing di Ranking 3 unggul

Korea Selatan hanya Bisa meraih Esa kemenangan dan dua laga lainnya berakhir berdua kekalahan termasuk ketika tumbang dari Afrika Selatan di laga terakhir.

Hong Myung-bo sebagai sasaran sejumlah orang tak bertanggung respon Nan mengancam nyawa Hong Myung-bo imbas kegagalan Taegeuk Warriors di Amerika Utara.

Mengutip dari De Telegraaf, seseorang Nan Tak dikenal memublikasikan di Lembaga digital bahwa mereka akan membunuh Instruktur tersebut setibanya di Korea Selatan.

lafal juga: kepala negara Korsel Perintahkan Penyelidikan KFA Usai kandas di Piala Bumi 2026

Hong Myung-bo Mundur dari Jabatan Instruktur Kepala

Setelah kandas membawa Korea Selatan melangkah berjarak di Piala Bumi 2026, Hong Myung-bo memublikasikan hasilkan mundur dari jabatannya sebagai Instruktur kepala.

Instruktur berusia 57 tahun tersebut mengemukakan permintaan sorry kepada publik sepak bola Korea Selatan sekaligus menghentikan ketika jabatan keduanya Seiring tim dalam negeri.

“Pertama-tama, Saya Mau mengemukakan permintaan sorry Nan tulus kepada para penggemar dan pendukung sepak bola Korea Selatan. masa ini Saya mengundurkan diri dari tim dalam negeri sepakbola,” ungkapan Hong Myung-bo via Yonhap News Agency, dilansir dari Antara.

lafal juga: Instruktur Korea Selatan Mundur, Piala Bumi 2026 telah Korbankan 3 Juru taktik

Xinhua/Wu Wei Relebohile Mofokeng dari Afrika Selatan berduel berdua Lee Han-beom dari Korea Selatan selama pertandingan Grup A antara Afrika Selatan dan Korea Selatan di Piala Bumi FIFA 2026 di Estadio Monterrey di Monterrey, Meksiko, pada Kamis (25/6/2026) pagi WIB.

Hong mengaku selama dua tahun terakhir terus Berjuang memungut keputusan unggul setiap kali memutuskan susunan Pemeran maupun menyiapkan tim menjalani pertandingan. 

“Selama dua tahun terakhir Saya terus mengajukan Soal Nan Baju setiap kali harus memungut keputusan Krusial, memutuskan Pemeran, atau mempersiapkan sesi latihan dan pertandingan: apakah ini opsi Nan Pas hasilkan sepak bola Korea?” ujar Hong.

Asa hasilkan Timnas Korea Selatan

Sebagai penutup, Hong menegaskan bahwa keputusan hasilkan melepaskan jabatannya Tak mengurangi kepeduliannya terhadap kemajuan sepak bola Korea Selatan. 

Instruktur Nan pernah memimpin Korsel di Piala Bumi 2014 itu semoga tim dalam negeri segera melonjak lagi dan kembali meraih kepercayaan sekaligus bantuan dari masyarakat.

“Walaupun Saya mengundurkan diri sebagai Instruktur tim dalam negeri masa ini, batin Saya tetap hasilkan sepak bola Korea. Saya semoga tim dalam negeri meraih berkembang sebagai tim Nan kembali mendapatkan kepercayaan dan romansa dari masyarakat,” ungkapan Hong. 

lafal juga: Instruktur Korea Selatan Tolak topik Keracunan Usai Kalah dari Afsel di Piala Bumi 2026

Berbekal skuad bertabur talenta Nan diungkap-ujar sebagai generasi emas, Korea Selatan tiba ke Piala Bumi 2026 berdua Sasaran Akbar. 

Sayangnya, tapak mereka berakhir kelebihan Sigap setelah hanya meraih Esa kemenangan dari tiga pertandingan di fase grup.


KOMPAS.com berkomitmen memberikan bukti jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan lafal tak memakai iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *