BANYUMAS, KOMPAS.com – A alias D (25), tersangka pembunuhan 2 Wanita di Banyumas sempat kabur Seiring anak istrinya.
sebelum itu, jasad K (81), nenek pelaku dan AA (18), selingkuhan pelaku terdeteksi pada Jumat (12/6/2026) di Griya K, Desa Patikraja, Banyumas.
Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P Silalahi menerangkan, tersangka melarikan diri dari Griya neneknya ketika Penduduk menemukan jasad 2 korban pembunuhan di Griya tersebut.
“Tersangka melarikan diri memanfaatkan motor Aerox milik korban AA (selingkuhan pelaku), Lampau menjemput istri dan kedua anaknya dan kesana ke arah Cilacap,” ungkapan Petrus ketika singkap kasus di Mapolresta Banyumas, Senin (15/6/2026).
Sebelum mengarah ke Cilacap, tersangka kelebihan sebelumnya menghadirkan perhiasan emas milik selingkuhannya kepada seseorang di area Kecamatan Kalibagor.
lafal juga: Pembunuhan 2 Wanita di Banyumas: Korban Dihabisi di Masa Berbeda, Pelaku Ngaku ke Istri
“Tapi tersangka belum mendapatkan uangnya, dikarenakan pembeli akan meninjau keasliannya sebelumnya,” ujar Petrus.
Tersangka Seiring keluarga Lampau meneruskan perjalanan ke arah Cilacap.
Sesampainya di area Kecamatan Adipala, Cilacap, tersangka membuang ponsel selingkuhannya ke sungai.
“Pada sunyi harinya setelah membunuh selingkuhannya, tersangka meraih ponsel korban dan mengajukan WhatsApp kepada orangtua korban, restu Tak kembali dikarenakan menginap di Griya rekan, mau ke pantai (Cilacap),” ungkapan Petrus.
Usai membuang ponsel tersebut, tersangka berbalik arah menuju ke area Banjarnegara.
Namun pelarian tersangka telah terdeteksi polisi.
“Tersangka rencananya mau ke Dieng, kami tangkap di Desa Joho, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, ketika sedang bersih-bersih. Pelaku kami bawa ke polres, lagian istri dan anaknya kami antar kembali,” ujar Petrus.
lafal juga: Pembunuhan Nenek dan Selingkuhan di Banyumas, Pelaku Sempat Foto dan Rekam Video Korban
Kronologi Pembunuhan
Diberitakan sebelum itu, tersangka mengerjakan tindakan pembunuhan itu dikarenakan Unsur ekonomi.
Petrus menerangkan, pembunuhan terhadap kedua korban dijalankan di Griya K.
Namun dijalankan Tak internal Masa bersamaan.