Sukabumi –
Pelaku pembunuhan wanita berinisial R (53) di Bilik keliru Esa hotel di Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Nan hendak kabur ditahan polisi. Pelaku berinisial E (47) berniat kabur ke Bengkulu.
Dilansir detikJabar, Kapolsek Cikole Kompol Ma’ruf Murdianto berucap penangkapan dijalankan setelah jajarannya Mobilitas Sigap mendapatkan laporan polisi (LP). Pelaku ditahan susut dari 1×24 jam.
“Alhamdulillah setelah timbul LP, susut dari 1×20 jam kita mendapatkan amankan diperkirakan pelaku pembunuhan di Hotel Sinar Rejeki, jalur Stasiun, Kota Sukabumi,” ucapan Ma’ruf kepada detikJabar, Kamis (25/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ma’ruf membongkar kecurigaan adanya tindak pidana bagian dalam kasus ini bermula ketika polisi menyaksikan kondisi jenazah korban Nan Tak wajar. keluaran autopsi dari tim forensik RSUD R. Syamsudin SH ujungnya menegaskan kecurigaan petugas.
“Kematiannya dikarenakan timbul kekerasan, gua langsung selaku kapolsek membentuk dua tim bernama tim siluman. Tim 1 di pimpin Kanit dan Tim 2-nya gua pimpin seorang diri, kita mencari informasi,” terangnya.
“Setelah kita tampak ke TKP dan kita autopsi berdua pengakuan keluarga, ujungnya dari saksi Pakar (forensik) mengatakan ini meninggalnya dikarenakan Eksis kekerasan di rongga leher, dicekik, sehingga Eksis Nan patah. Setelah autopsi, anyar diperkirakan mengerjakan kekerasan sehingga berakibat meninggalnya korban,” sambungnya.
Berbekal keluaran autopsi itu, polisi langsung melacak keberadaan pelaku Nan telah diperhatikan sejak gelap saat. Pelaku ujungnya mendapatkan dibekuk di area perbatasan.
“ditahan tadi Sekeliling jam 15.00 WIB sore di area Cigudeg, perbatasan Kabupaten Bogor. Tak (Eksis perlawanan), dari semalam telah kita awasi,” tegasnya.
ketika ditahan, E sedang bersiap melarikan diri ke area Sumatera hasilkan menjauhkan kejaran polisi.
“Alhamdulillah rezeki kami berdua tim, dikarenakan tersangka akan kabur ke Bengkulu berdua alasan kerja,” ungkapnya.
terungkap, korban inisial R terdeteksi tak bernyawa bagian dalam kondisi telungkup di sebuah Bilik hotel. keluaran pemeriksaan forensik di permulaan, dari bagian luar tak terdeteksi adanya luka bagian luar Nan tangguh selain di Paras, tanda kekerasan fatal Malah terungkap ketika tim medis mengakses rongga tubuh korban.
(rep/rep)