Ngawur Pembunuhan Sadis di Patikraja Banyumas, Gadis 18 Tahun dan Nenek Pemilik Griya Tewas


BANYUMAS, KOMPAS.com – Pihak kepolisian berhasil menyingkap temuan sejumlah luka fatal pada tubuh AA (18), seorang Wanita Belia Nan berperan korban pembunuhan sadis di sebuah Griya di Desa Patikraja, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa center.

Korban belakangan terungkap Mempunyai Interaksi romansa sebagai selingkuhan dari terduga pelaku pembunuhan berdarah adem tersebut Nan berinisial A alias D (24).

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P Silalahi, berbisik bahwa jasad korban AA mula sekali terungkap telentang di internal Bilik samping Griya internal kondisi mengenaskan berbarengan sejumlah luka eksternal Nan pas parah.

“Berdasarkan output pemeriksaan mula tim Inafis Polresta Banyumas Seiring tenaga medis, terungkap sejumlah luka, di antaranya luka robek pada dagu, luka di bagian kepala, serta terdapat indikasi kekerasan pada leher,” singkap Petrus kepada wartawan, Jumat (12/6/2026).

lafal juga: Kasus Pembunuhan Bilqis di Sragen, Pertimbangan Jerat aturan Suparman Diubah Jadi Hukuman Wafat

Meski indikasi penganiayaan beban telah terlihat Jernih, polisi menegaskan Tetap harus mengharap output otopsi Formal dari tim dokter forensik RSUD Margono Soekarjo Purwokerto guna melindungi penyebab Primer Mortalitas korban.

Tragisnya, langkah keji pelaku Tak berhenti pada sang kekasih redup saja. Korban lain berinisial K (81), Nan merupakan nenek kandung dari terduga pelaku, juga terungkap internal kondisi tak bernyawa di internal sumur Nan terletak di bagian belakang Griya.

“Korban K merupakan seorang pensiunan,” ungkapan Petrus merinci identitas korban lansia tersebut.

lafal juga: penutup Pelarian Cucu Korban Kasus 2 Wanita Tewas di Banyumas, ditahan di Banjarnegara

Tewas Mengenaskan Bersamaan

Diberitakan sebelum itu, Penduduk Patikraja digegerkan berbarengan penemuan dua jasad Wanita Nan tewas mengenaskan secara bersamaan di internal sebuah Griya pada Jumat pagi.

Esa korban berinisial AA (18) terungkap bersimbah darah segar di internal area Bilik. Fana itu, sang pemilik Griya berinisial K terungkap internal kondisi tenggelam di Asas sumur halaman belakang.

Misteri penemuan dua jasad Wanita ini bermula dari adanya kecurigaan mendalam dari para tetangga Sekeliling. Penduduk mengalami janggal lantaran hingga Mentari telah terbit menjulang, lampu di teras dan bagian internal Griya tersebut terpantau Tetap menyala cerah.

Buron ke eksternal wilayah, Pelaku A alias D ditahan dari 5 Jam

Setelah melaksanakan olah TKP secara maraton, aparat kepolisian Beralih Sigap mengejar keberadaan pelaku. Polisi pada akhirnya berhasil membekuk terduga pelaku pembunuhan pada Jumat (12/6/2026) cahaya, atau tak Tiba lima jam setelah meraih laporan Formal dari masyarakat pada pukul 07.00 WIB.

“Tak lamban setelah laporan memasuki, tim langsung melaksanakan penyelidikan dan berhasil melindungi terduga pelaku berinisial A alias D di wilayah Kabupaten Banjarnegara,” kata Petrus menerangkan jalannya operasi penangkapan.

Keberhasilan penangkapan kilat tersebut merupakan output kerja keras dari personel Unit Reaksi Sigap (URC) Polresta Banyumas Nan berkoordinasi secara ketat berbarengan Polres Banjarnegara serta network URC se-eks Keresidenan Banyumas.

Hingga ketika ini, pelaku A alias D Tetap menjalani pemeriksaan intensif di ruang penyidik Satreskrim Polresta Banyumas guna menyingkap motif Orisinil di kembali tindakan kejinya Nan tega menghabisi nyawa selingkuhan sekaligus nenek kandungnya seorang diri.


KOMPAS.com berkomitmen memberikan bukti jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan lafal tak memakai iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *