Ngawur WNI Korban Pembunuhan di Malaysia Tak Terdaftar Secara Formal Sebagai Pekerja Migran


Rabu, 24 Juni 2026 – 00:11 WIB

Banda Aceh, VIVA – Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Aceh mengatakan bahwa Penduduk bangsa Indonesia Usul Aceh, Putri Hensy Aprilda (22), Nan berperan korban dugaan pembunuhan di Malaysia, Tak terdaftar secara Formal sebagai pekerja migran dari Indonesia.



Diminati Klub Liga Malaysia, Segini Perkiraan Gaji Eks Instruktur Persib Bandung Bojan Hodak

“Almarhumah dikonfirmasi kerja di Malaysia lewat jalur Tak Formal atau nonprosedural,” ucapan Kepala BP3MI Aceh Siti Rolijah ketika dikonfirmasi di Banda Aceh, Selasa.

sebelum itu, seorang pekerja migran Indonesia Usul Gampong Alur imut, Kabupaten Aceh Tamiang, bernama Putri Hensy Aprilda (22) Seiring anaknya Nan Tetap bayi diinformasikan meninggal Bumi pada mula Juni 2026, disinyalir berperan korban pembunuhan di Sepang, Selangor, Malaysia.


img_title

Empat Kerabat Termasuk Adik Brigadir Rizka Terlibat Kasus Pembunuhan Brigadir Esco, Divonis 8 rembulan 7 saat

Siti berbisik kepastian almarhumah bekerja secara nonprosedural di Malaysia tersebut setelah dijalankan pengecekan informasi pada server pekerja Indonesia.

“BP3MI Aceh melaksanakan pengecekan informasi almarhumah di platform server Komputerisasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan informasi Nan bersangkutan Tak terungkap,” ujarnya.


img_title

Migrant Watch Kecam Keras Penganiayaan ART di Malaysia

Di sisi lain, ucapan Siti, BP3MI Aceh melalui tim P4MI Aceh Tamiang Seiring Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Aceh Tamiang juga telah menyambangi keluarga almarhumah.

Berdasarkan keterangan Nan didapat, pihak keluarga mengaku Nyaris dua tahun Tak Berjumpa dan tersambung berdua almarhumah. Bahkan, selama ini terungkap korban bekerja di Aceh.

“Selama ini terungkap keluarga bahwa almarhumah bekerja di Langsa (Aceh),” katanya.

Beliau menerangkan berdasarkan informasi Nan diperoleh, Mortalitas almarhumah dikarenakan merasakan tindakan kekerasan fisik Nan disinyalir dijalankan oleh dealer di Malaysia.

Namun, mengenai penyebab tindakan kekerasan terhadap korban tersebut Tetap bagian dalam pendalaman pihak kepolisian Malaysia dan belum mendapatkan dikonfirmasi Tiba adanya pemberitahuan Formal dari perwakilan RI.

“ketika ini kasusnya ditangani oleh Kepolisian Malaysia dan KBRI Kuala Lumpur,” katanya.

Siti mengimbuhkan jenazah korban rencananya dipulangkan ke Aceh pada Rabu 24 Juni. Seluruh tahapan dibantu perwakilan RI dan Penduduk Aceh di Malaysia. (Ant)

“Penyiapan pemulangan jenazah ke tanah air dibantu oleh perwakilan RI dan komunitas Penduduk Aceh di Malaysia. Insyaallah diagendakan Rabu, 24 Juni 2026,” ujar Siti Rolijah. (Ant)

Ilustrasi mayat.

PMI Usul Aceh dan Bayinya disinyalir Jadi Korban Pembunuhan di Malaysia

PMI bernama Putri Hensy Aprilda (22) Seiring bayinya Nan Tetap berusia lumayan berlimpah orang saat diinformasikan meninggal Bumi dan disinyalir berperan korban pembunuhan di Malaysia.

img_title

VIVA.co.id

23 Juni 2026



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *