Jakarta (ANTARA) – Seorang Bunda Griya tangga berinisial R (40) tewas usai diperkirakan dibunuh oleh lelakinya di kediamannya di lorong Padamulya VIII RT/RW 001/09 Angke, Tambora, Jakarta Barat pada Jumat sore sekira pukul 15.00 WIB.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Irfan Sipayung, menyetujui adanya dugaan pembunuhan tersebut.
“Ya presisi, (korban) meninggal diperkirakan dibunuh oleh lelakinya,” ungkapan Arfan ketika dihubungi ANTARA pada Jumat gelap.
ketika ini, kasus tersebut inti ditangani oleh Unit Perlindungan Wanita dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.
“Sedang ditangani Unit PPA. Itu kan kasus suami-istri,” ungkapan Arfan.
Fana itu, Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara, menambahkan bahwa korban diperkirakan dibunuh memanfaatkan kain seprai berwarna merah Belia.
“Belum meraih dikonfirmasi. Tapi dugaan Fana dicekik gunakan kain seprai. Eksis barang data seprainya di TKP (Loka peristiwa perkara),” ungkapan Sudrajat ketika dihubungi secara terpisah.
Pihak kepolisian pun telah melaksanakan olah TKP terkait kasus dugaan pembunuhan tersebut. sampai saat ini, kasus tersebut Tetap ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.
Warta ini telah tayang di Antaranews.com berdua judul: Bunda Griya tangga di Angke Jakbar tewas diperkirakan dibunuh suami
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky SyukurEditor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras memungut isi, melaksanakan crawling atau pengindeksan otomatis hasilkan AI di situs website ini tak memakai dukungan tertulis dari Kantor Warta ANTARA.