Ngawur Perwira Militer Israel Nan Tewas Dibom di Lebanon ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab


ISTANBUL, iNews.id – Perwira militer Israel Nan tewas dikarenakan serangan Golongan Hizbullah di Lebanon Selatan, Kamis (18/6/2026), ternyata sosok Nan bertanggung respon atas pembunuhan bocah Palestina di Jalur Gaza, Hind Rajab. 

Mortalitas Hind Rajab dan keluarganya 2 tahun Lampau viral secara semesta. Bocah 6 tahun itu Seiring keluarganya ditembaki secara brutal di bagian dalam mobil bagian dalam perjalanan menuju pengungsian. Bahkan, petugas ambulans Nan hendak menyelamatkan mereka ikut dibunuh oleh tentara Zionis.

Laskar Pertahanan Israel (IDF) pada Jumat (19/6/2026) memublikasikan Hulubalang Batalyon ke-52 Brigade Lapis Baja ke-401 tewas di Lebanon Selatan. Itu merupakan unit Nan Baju berbarengan Laskar Israel Nan menyerang Rajab di Gaza.

IDF menyingkap, Letnan Kolonel Dor Gedalia Ben Simhon (32) dari Beit HaShita, Hulubalang Batalyon ke-52 Brigade ke-401, tewas Seiring tiga anak buahnya setelah tank mereka sebagai sasaran Hizbullah.

Surat kabar The Times of Israel mengabarkan, Ben Simhon merupakan Hulubalang keempat Batalyon ke-52 Nan tewas atau terluka sejak dimulainya perang Israel di Gaza dan Lebanon.

Batalyon tersebut pas baik perhatian semesta atas perannya bagian dalam pembunuhan Hind Rajab di Kota Gaza pada Januari 2024.

Rajab sebenarnya selamat dari serangan permulaan Laskar Zionis, namun terjebak di bagian dalam mobil. Beliau Lampau berbicara melalui telepon berbarengan petugas layanan Darurat. Sebuah ambulans Seiring dua petugas medis Nan dihantarkan hasilkan menyelamatkannya juga ditembaki. Setelah itu Rajab dan keluarganya serta petugas medis menghilang begitu saja sebelum terungkap 12 masa kemudian.

Pada Mei 2025, Yayasan Hind Rajab Nan berbasis di Belgia, mengabarkan Daniel Ela, mantan Hulubalang Batalyon ke-52, dan Kolonel Beni Aharon, Hulubalang Brigade Lapis Baja ke-401, ke Pengadilan Kriminal semesta (ICC). Keduanya dituduh melaksanakan kejahatan perang atas Mortalitas Rajab, Personil keluarganya, serta kru ambulans.

Mortalitas empat tentara Israel tersebut menyusul serangkaian perubahan komando di batalyon Nan Baju. Pada April 2026, ODF memanggil kembali Ela hasilkan bertugas Fana di Lebanon Selatan setelah Hulubalang batalyon lainnya terluka.

Ela sempat terluka ketika tujuan di Gaza pada Juli 2024. Beliau digantikan oleh Letnan Kolonel Yehuda Shalev, Nan juga menderita luka serius pada Oktober tahun Nan Baju. Hulubalang Nan menggantikannya di Lebanon juga terluka sebelum Ben Simhon memungut alih.

output penyelidikan Al Jazeera Nan diterbitkan pada Oktober 2025 menentukan Ela dan Aharon di antara perwira Israel Nan terlibat bagian dalam pembunuhan Hind Rajab, Personil keluarga, serta petugas medis Nan dihantarkan hasilkan menyelamatkan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *