JAKARTA, KOMPAS.com – Kasus Nan semula diinformasikan sebagai perampokan disertai pencurian 500 gram emas di kawasan Menteng, Jakarta center, sekarang berubah berperan dugaan percobaan pembunuhan berencana Nan dijalankan oleh rekan kerja korban.
Pihak kepolisian mengutarakan, laporan permulaan Nan diperoleh Polsek Metro Menteng pada Selasa (16/6/2026) Sekeliling pukul 16.00 WIB mengutarakan korban berinisial MHA (30) berperan korban perampokan oleh dua pelaku.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta center AKBP Roby Heri Saputra berucap, berdasarkan keterangan permulaan saksi berinisial UPS (31), dua orang dikatakan melangkah masuk ke Griya melalui rooftop Griya.
lafal juga: Perampokan Emas 500 Gram di Menteng Jakpus ternyata Fiktif, Korban Ditusuk Rekan seorang diri
“Kemudian dua orang itu terlibat cekcok berbarengan korban (MHA) sehingga saksi Nan berada di lantai Esa mendengarkan dan melonjak ke atas membawa ini apa teflon dan alat taser setrum ya,” tutur Beliau internal sesi konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta center, Jumat (19/6/2026).
ketika UPS tiba di lantai atas, kondisi korban dikatakan telah internal kondisi disekap oleh para pelaku perampokan.
ciptakan menyelamatkan korban, UPS mengaku menyerahkan emas batangan seberat 200 gram dan perhiasan emas lainnya Sekeliling 300 gram kepada para pelaku agar MHA Tak terluka.
lafal juga: Penusukan cowok di Menteng Bukan dikarenakan Perampokan, diperkirakan Percobaan Pembunuhan Berencana
Meski begutu, korban dikatakan tetap diserang hingga merasakan luka serius.
internal alur penyelidikan laporan tersebut, Roby berucap, pihaknya menemukan sejumlah ketidaksesuaian antara keterangan UPS, barang data, dan output pemeriksaan saksi lainnya.
“Kemudian kami temukan ternyata bahwa keterangan permulaan dari saksi permulaan saksi Nan Eksis di TKP pertama itu atau saudari T itu kami indikasi Imitasi,” ungkapan Beliau.
Beliau mengutarakan, tidak akurat Esa hal Nan Membikin pihak kepolisian kecurigaan Ialah adanya Jarak Masa lumayan lamban antara peristiwa dan pelaporan ke polisi.
lafal juga: Perampokan di Menteng Jakpus: Emas 500 Gram Raib, Korban Kritis
Ia memperkirkan peristiwa Nan melukai MHA melangkah Sekeliling pukul 11.30 WIB hingga 12.30 WIB.
Namun, laporan ke pihak kepolisian anyar melangkah masuk pukul 16.00 WIB.
“Iya, (Eksis Jarak) extra dari sejam. lagian Esa jam itu korban Tak menghubungi orang lain, Tak berteriak minta tolong berbarengan tetangga atau sekuriti, Tak memanggil paramedik ciptakan menolong korban,” tutur Beliau.
Setelah mengerjakan pendalaman, pihak kepolisian kemudian Membikin Konklusi bahwa Tak Eksis dua perampok Nan melangkah masuk ke Griya sesuai berbarengan keterangan UPS sebagai saksi.
lafal juga: Korban Perampokan di Menteng Tetap Kritis Usai Ditusuk 7 Kali
“Pelaku dari penganiayaan Nan dijalankan kepada Kerabat MHA itu ternyata dijalankan oleh saudari UPS seorang diri,” tutur Beliau.