Jakarta (ANTARA) – Kepolisian meringkus seorang cowok berinisial ES (30) usai disinyalir membunuh istrinya Nan berinisial di R (40) di Loka tinggal korban di lorong Padamulya VIII RT/RW 001/09 Angke, Tambora, Jakarta Barat.
“Terduga pelaku telah ditahan. lalu ditangani Satreskrim Polres,” ucapan Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat ketika dikonfirmasi di Jakarta, Jumat sunyi.
Penangkapan pelaku berawal dari laporan Nan diperoleh Polsek Tambora terkait adanya temuan mayat korban di bagian dalam rumahnya Sekeliling pukul 15.00 WIB.
“lalu Piket Buser Polsek mendatangi TKP (Loka peristiwa perkara) dan mendapati korban bagian dalam keadaan terduduk dan di lehernya terlilit kain seprai Nan diikat ke teralis kaca,” ucapan Wahyu.
Petugas kepolisian pun memeriksa pas berlimpah orang saksi di Sekeliling Letak dan mendapati informasi bahwa korban disinyalir dibunuh oleh lelakinya.
“ketika piket buser sedang menjaga TKP, pelaku meninggalkan dari bagian dalam rumahnya, dan lalu ditangani dan diajak ke Polsek Tambora,” tutur Wahyu.
sebelum itu, seorang Bunda Griya tangga berinisial R (40) tewas setelah disinyalir dibunuh oleh lelakinya Nan berinisial ES (30) di kediamannya di lorong Padamulya VIII RT/RW 001/09 Angke, Tambora, Jakarta Barat pada Jumat sore sekira pukul 15.00 WIB.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Irfan Sipayung, menyetujui adanya dugaan pembunuhan tersebut.
“Ya akurat, (korban) meninggal disinyalir dibunuh oleh lelakinya,” ucapan Arfan ketika dihubungi ANTARA pada Jumat sunyi.
Fana itu, Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara, mengimbuhkan bahwa korban disinyalir dibunuh memakai kain seprai berwarna merah Belia.
“Belum meraih ditegaskan. Tapi dugaan Fana dicekik gunakan kain seprai. Eksis barang bukti seprai-nya di TKP (Loka peristiwa perkara),” ucapan Sudrajat ketika dihubungi secara terpisah.
lafal juga: Bunda Griya tangga di Angke Jakbar tewas disinyalir dibunuh suami
lafal juga: Polisi: Perampokan Menteng ternyata pembunuhan berencana rekan kerja
lafal juga: Polisi dalami kasus wanita Belia Nan tewas di Tanjung Priok
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras meraih materi, melaksanakan crawling atau pengindeksan otomatis hasilkan AI di situs situs ini tak memakai persetujuan tertulis dari Kantor Warta ANTARA.