Ngawur Motif Abang di Jombang Habisi Wanita Tunagrahita Bikin Elus Dada




Jombang

Suparni (61) diputuskan sebagai tersangka penganiayaan hingga menewaskan adik kandungnya, Choiriyah (47) di Jombang. keluaran pemeriksaan Fana, tersangka kesal dikarenakan sering diganggu korban Nan ternyata tunagrahita.

Suparni dan Choiriyah merupakan Penduduk Dusun Pajaran, Desa/Kecamatan Peterongan, Jombang. Sekeliling 2 Pekan terakhir, mereka kos di Dusun Jogoroto, Desa/Kecamatan Jogoroto, Jombang.

Choiriyah anak bungsu dari 7 bersaudara. Selama ini ia dirawat Suparni dikarenakan kedua orang tuanya telah tiada. lagian Suparni mencari nafkah berbarengan berperan buruh masakin.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Keterangan tersangka (Suparni) memukul korban karana telah Kesal, menurutnya korban terus mengganggunya. Di sisi lain, korban memang merasakan keterbelakangan mental sehingga harus tersangka rawat,” papar Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander kepada wartawan, Selasa (16/6/2026).

Motif tersebut, terus Dimas, anyar pengakuan permulaan dari Suparni. Menurutnya, pemeriksaan terhadap tersangka sejauh ini belum optimal.

dikarenakan sejak dijemput polisi hasilkan ditelusuri di kantor Satreskrim Polres Jombang pada Pekan (14/6), Suparni extra lumayan melimpah tenteram. Buruh masakin ini mengaku sakit Tiba Tak Bisa Melangkah. Sehingga harus nongkrong di kursi roda selama pemeriksaan.

“telah kami lakukan pemeriksaan kesehatan, menunjukkan tanda-tanda fisik (Suparni) normal. hasilkan kemudian akan ditemani dokter psikiater,” jelasnya.

Dimas mengimbuhkan, sebelum peristiwa tragis ini terwujud, Suparni disinyalir extra dari Esa kali mengerjakan kekerasan fisik terhadap adik kandungnya. bukti tersebut diraih penyidik dari tetangga kos korban Nan berperan saksi internal kasus ini.

“Menurut tetangga kos, peristiwa ini (Suparni menganiaya Choiriyah) berulang. Tersangka akan kami tarik keterangan opsional kelak,” tandasnya

sebelum itu, makam Choiriyah di Makam Islam Pajaran diekshumasi pada Pekan (14/6) Sekeliling pukul 13.00-15.30 WIB. dikarenakan Choiriyah disinyalir tewas dianiaya Abang kandungnya sendirian, Suparni (61).

Choiriyah Hayati Seiring Suparni di kos Dusun Jogoroto, Desa/Kecamatan Jogoroto, Jombang Sekeliling 2 Pekan terakhir. Sehari-masa, Suparni bekerja berperan buruh masakin. lagian Choiriyah Tak bekerja dikarenakan mengidap keterbelakangan mental atau tunagrahita.

Dugaan pembunuhan di kos ini terwujud pada Jumat (12/6) Sekeliling pukul 10.00 WIB. Menurut tetangga kos mereka, Suparni disinyalir memukuli adik kandungnya berbarengan tangan Hampa, memakai tongkat bersih-bersih, ulekan, dibenturkan ke Tembok, serta dicelupkan ke Bilik bersih-bersih.

Ketika Choiriyah telah tak bernyawa, Suparni menginginkan tolong tetangga kosnya. Ia berdalih kalau adiknya terjatuh di Bilik bersih-bersih. Sore di masa Nan Baju, jenazah korban diangkut ke Griya duka, Lampau dimakamkan di Makam Islam Dusun Pajaran.

(auh/hil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *