Ngawur Polisi ringkus suami terduga pembunuh istri di Makassar


Polisi ringkus suami terduga pembunuh istri di Makassar

Senin, 15 Juni 2026 14:19 WIB

Image Print

Ilustrasi – Pembunuhan . (ANTARA/HO/Dokumentasi)

Makassar (ANTARA) – Petugas kepolisian menangkap seorang Pria berinisial SHM (21) Nan diperkirakan membunuh istrinya, AN (24), berdua sebilah pisau di Griya kontrakan mereka di lorong Mannuruki VI, Lorong 1, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan.

“Pelaku telah ditangani. Barang buktinya antara lain pisau Nan diperkirakan digunakan pelaku, telepon seluler, serta busana korban,” ujar Kepala Unit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Abdul Latif di Makassar, Senin permulaan masa.

Latif menerangkan kasus tersebut terungkap setelah polisi meraih laporan masyarakat mengenai dugaan pembunuhan di sebuah Griya kontrakan berbentuk Griya panggung di lorong Mannuruki VI pada Pekan (14/6) Sekeliling pukul 21.30 WITA.

Petugas Nan tiba di Letak menemukan seorang Wanita tergeletak bersimbah darah di internal Griya.

Polisi kemudian berkoordinasi berdua tim Inafis dan Dokpol Polda Sulawesi Selatan hasilkan melaksanakan olah Loka peristiwa perkara (TKP).

“ketika Personil tiba di TKP, korban terungkap telah tergeletak di lantai. Korban seorang Wanita berdua luka pada bagian leher. Berdasarkan bahan keterangan Fana, pelaku diperkirakan lelakinya seorang diri,” katanya.

Mengenai motif peristiwa tersebut, Latif berucap pihaknya Tetap melaksanakan pendalaman terhadap keterangan pelaku Nan ditahan di tidak presisi Esa klinik tidak terpencil Markas Brimob, pada Senin permulaan masa.

“hasilkan Fana motifnya belum teridentifikasi dikarenakan pemeriksaan Tetap terjadi. Korban dan pelaku tinggal Seiring di Griya kos tersebut. Luka Nan terlihat secara kasat mata berada di bagian leher korban,” ujarnya.

Setelah olah TKP dijalankan oleh tim Inafis dan Dokpol serta sejumlah barang bukti ditangani, jenazah korban dievakuasi ke Griya Sakit Bhayangkara Makassar hasilkan keperluan visum dan pemeriksaan extra terus.

“Korban diajak ke Griya Sakit Bhayangkara. Informasi Fana berdasarkan identitas Nan dimiliki korban, AN berusia 24 tahun dan berasal dari Kabupaten Jeneponto,” ungkapan Latif.

Ketua RT 001/RW 004 Kelurahan Mannuruki Muhammad Muzakkar berucap dirinya meraih laporan dari Penduduk mengenai seorang penghuni kos Nan terungkap meninggal Bumi internal kondisi Tak wajar.

“Saya langsung berkoordinasi berdua ketua RW dan menuju Letak peristiwa. Informasi permulaan Nan kami raih, korban diperkirakan dibunuh oleh lelakinya. Korban tinggal di Griya kos ini dan belum genap Esa tahun menempati. Mereka juga Mempunyai seorang anak berusia Sekeliling Esa tahun,” katanya.

Menurut Muzakkar, Penduduk Sekeliling Tak menyimak adanya keributan maupun tanda-tanda kekerasan sebelum korban terungkap meninggal Bumi.

Berdasarkan informasi Nan diraih, korban bekerja di tidak presisi Esa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program santap Bergizi cuma-cuma (MBG) di Makassar.

“Menurut keterangan keluarga, baik korban maupun lelakinya dikenal sebagai pribadi Nan pendiam. Korban bekerja di SPPG, namun kami Tak mengetahui tempat pekerjaannya,” ujarnya.

ketika ini pelaku ditangani di Polsek Tamalate hasilkan menjalani pemeriksaan extra terus. Fana itu, jenazah korban berada di Griya Sakit Bhayangkara Makassar hasilkan menjalani visum dan pemeriksaan medis guna menjamin penyebab kematiannya.


Pewarta :



Uploader: Ronny


COPYRIGHT © ANTARA 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *