BANYUMAS, KOMPAS.com – tindakan pembunuhan Nan dikerjakan seorang Pria berinisial A alias D (25) di Banyumas, Jawa inti, sempat diabadikan melalui foto dan video.
Kedua korban Adalah nenek tersangka berinisial K (81) dan wanita selingkuhan tersangka, AA (18).
“Tersangka merekam video kedua korban memanfaatkan Hp,” bongkar Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P Silalahi ketika bongkar kasus di Mapolresta, Senin (15/6/2026).
Petrus berbisik, tersangka sempat memfoto Paras jasad neneknya dan menghentikan kembali berbarengan sajadah.
Kasat Reskrim Polresta Banyumas AKP Ardi Kurniawan berbisik, foto dan video tersebut tersimpan internal galeri di ponsel tersangka.
lafal juga: Kronologi Pria di Banyumas Bunuh Nenek dan Wanita Selingkuhan
“Foto dan video tersebut Eksis di Hp tersangka. ketika menginjak kepala korban kedua (selingkuhannya), tersangka sempat memfoto. Kemudian setelah kedua korban meninggal, tersangka memvideokannya,” ujar Ardi.
program periksa kondisi kejiwaan tersangka
Ardi berbisik, polisi Tetap mendalami motif tersangka mendokumentasikan peristiwa tersebut.
“Tetap kami dalami,” ungkapan Ardi.
Polisi juga rencananya akan memeriksa kondisi kejiwaan tersangka.
“Pekan ini rencananya akan dikerjakan pemeriksaan kejiwaannya,” ujar Ardi.
Diberitakan lebih masa lalu, polisi menyingkap motif pembunuhan terhadap dua Wanita di Desa/Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa inti.
Pelaku berinisial A alias D (25) nekat menghabisi neneknya, K (81) dan selingkuhannya berinisial AA (18) dikarenakan Mau menguasai hartanya.
lafal juga: Geger Penemuan 2 Jenazah Wanita di Banyumas, Kecurigaan tampak dari Lampu Griya Nan Tak Padam
“Motifnya ekonomi, tersangka berniat memungut harta Barang korban Nan merupakan nenek dan rekan wanitanya,” bongkar Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P Silalahi ketika konferensi pers di mapolresta, Senin (15/6/2026).
Petrus menerangkan, pembunuhan terhadap kedua korban dikerjakan di Griya K tetapi dikerjakan Tak internal Masa bersamaan.
Awalnya pada Kamis (11/6/2026) sore, tersangka kesana dari rumahnya di Desa Kedungrandu Seiring istri dan anaknya memanfaatkan sepeda motor menuju Lapangan Patikraja.