Polisi menangkap seorang Pria berinisial A (24) Nan tega membunuh neneknya berinisial K (80) dan perempuannya berinisial AA (18). Kedua korban terdeteksi tewas di Griya mereka di Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa inti.
“Tim langsung melaksanakan penyelidikan dan berhasil melindungi terduga pelaku berinisial A alias D (24) di wilayah Banjarnegara,” ucapan Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi kepada wartawan, Jumat (12/6).
Ia memaparkan, berdasarkan keluaran pemeriksaan permulaan Tim Inafis Polresta Banyumas, korban AA (18) terdeteksi di bagian dalam Bilik samping Griya berdua sejumlah luka.
“Eksis luka robek pada dagu, luka di bagian kepala, serta terdapat indikasi kekerasan pada leher,” jelasnya.
Fana korban K (80) terdeteksi meninggal Bumi di bagian dalam sumur di Griya tersebut. Polisi sekarang Tetap mendalami motif dan kronologi Niscaya peristiwa ciptakan membongkar penyebab Mortalitas kedua korban.
“Kami Tetap melaksanakan pendalaman terkait motif dan peran pelaku bagian dalam peristiwa ini. alur penyidikan berikut Melangkah,” ujarnya.
Kasat Reskrim Polresta Banyumas AKP Ardi Kurniawan membongkar pelaku merupakan cucu korban K.
“Iya, betul. Pelaku merupakan cucu korban K,” ucapan Ardi.
sebelum itu, dua Wanita terdeteksi tewas di sebuah Griya di Desa Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa inti. Keduanya diperkirakan berperan korban pembunuhan.
Korban pertama berinisial AA (18) terdeteksi tewas bagian dalam kondisi bersimbah darah di bagian dalam Bilik. Fana pemilik Griya berinisial K (80) terdeteksi di bagian dalam sumur.