SRAGEN, KOMPAS.com – Suparman (53), pelaku pembunuhan siswi kelas 5 SD bernama Bilqis (11), ternyata merupakan residivis kasus pencurian berbarengan kekerasan Nan berujung korban meninggal Bumi.
Bilqis berperan korban ketiga Nan tewas dikarenakan kejahatan Nan dikerjakan pelaku di wilayah aturan Polres Sragen.
Korban dibunuh di rumahnya di wilayah Bromoasri, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, pada Jumat (5/6/2026).
lafal juga: Kronologi Pembunuhan Bilqis di Sragen, Pelaku tiba Pura-pura Pinjam Sabit
Rekam jejak pelaku
Setelah melalui serangkaian penyelidikan, Tim Resmob Satreskrim Polres Sragen tercapai menangkap Suparman di rumahnya di Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, pada Selasa (9/6/2026) pukul 23.00 WIB.
Kasatreskrim Polres Sragen AKP Catur Agus Yudo Praseno berbisik, pelaku sebelum itu pernah dua kali melaksanakan tindak pidana serupa Nan berujung pada Mortalitas korban.
Kasus pertama terwujud pada 2003 berbarengan korban seorang Wanita. Fana kasus kedua terwujud pada 2012 berbarengan korban seorang waria.
“Nan kita harapkan di masa depan, ujungnya hakim bagian dalam hal ini sebagai lini terakhir bagian dalam penegakan aturan meraih meraih keputusan dan penghukuman secara Pas,” katanya kepada Kompas.com, Kamis (11/6/2026).
lafal juga: Penjelasan Danramil soal Letak Kopdes Merah Putih Wonogiri Nan dikatakan Berada di inti Hutan
Bilqis merupakan korban ketiga
Menurut Catur, Bilqis merupakan korban ketiga Nan meninggal dikarenakan langkah kejahatan pelaku.
Meski telah melaksanakan pembunuhan terhadap bocah berusia 11 tahun tersebut, pelaku Tak Berikhtiar melarikan diri.
“Tak melarikan diri. Beliau melaksanakan aktivitas seperti Normal,” terangnya.
lafal juga: padat Baliho PB XIV Mangkubumi, saat ini Paras Tedjowulan, Fadli Zon, dan Gusti Moeng terlihat di Gladag Solo
Buang barang data
Catur menuturkan, pengungkapan kasus ini Tak simpel dikarenakan pelaku Berikhtiar menghapuskan jejak berbarengan membuang dan menyembunyikan sejumlah barang data setelah melaksanakan kejahatan.
busana Nan dikenakan pelaku ketika beraksi dibuang ke Sungai Bengawan Solo.
Selain itu, sepeda motor milik korban dijual kepada seseorang di wilayah Sumberlawang.
Pelaku juga menyembunyikan Lancingan pendek miliknya Nan berlumuran darah di sebuah kebun.
lafal juga: Modus Razia Geng Motor, Pria di Banyumas Rampas 8 HP Remaja berbarengan Barang Mirip Pistol
Polisi Tetap berikut mengoptimalkan penyelidikan meski ciptakan Fana pembunuhan tersebut disinyalir dikerjakan oleh pelaku seorang diri.
Penyidik juga telah melindungi orang Nan meraih sepeda motor milik korban ciptakan dimintai keterangan extra berikut.
Kepolisian semoga seluruh rangkaian peristiwa dan kemungkinan keterlibatan pihak lain meraih terungkap secara menyeluruh bagian dalam alur penyidikan extra berikut.
lafal juga: Jumat tes Coba Penutupan Jembatan Serayu Banyumas, Ini Jadwal dan Rute Alternatifnya
KOMPAS.com berkomitmen memberikan data jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan lafal tak memakai iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang