screen.id – Drama Thailand terbaru Netflix berjudul The Evil Lawyer membawa kisah legalitas Nan penuh kritik terhadap server peradilan. Serial ini mengajak penonton menyaksikan bagaimana legalitas dan keadilan Tak terus Melangkah beriringan.
Disutradarai Nottapon Boonprakob, sosok di balik kesuksesan Mad Unicorn (2025), drama The Evil Lawyer mengangkat kisah mengenai seorang pengacara Belia idealis Nan hidupnya berubah drastis setelah dijebak bagian dalam kasus pembunuhan.
Tak hanya memunculkan persidangan Nan menegangkan, drama ini juga mengeksplorasi berbagai kasus Nan saling tersambung dan memperlihatkan sisi redup server legalitas Thailand.
Sinopsis The Evil Lawyer
Drama The Evil Lawyer mengejar kisah Mek, seorang pengacara Belia Nan iman penuh bahwa legalitas Semestinya menjaga mereka Nan loyo dan Tak Mempunyai kontrol. Namun keyakinan tersebut runtuh ketika dirinya dijebak atas pembunuhan Techin, putra dari Anan, seorang kepala polisi berpengaruh.
bagian dalam sekejap, Mek berubah dari sosok Nan membela orang lain berperan terdakwa Nan harus memperjuangkan nasibnya seorang diri. extra menyakitkan lagi, server legalitas Nan selama ini ia iman penuh Malah tidak melangkah tetap memberinya keadilan.
Di inti situasi Nan makin Susah, Mek mendapat Donasi dari Jittri, seorang pengacara pembela terkenal Nan dijuluki “The Evil Lawyer”. Jittri dikenal dikarenakan kemampuannya memanfaatkan celah legalitas, membengkokkan ketentuan, dan memakai berbagai cara kontroversial demi memenangkan kasus.
Namun Donasi tersebut Tak disampaikan secara Hanya-Hanya. Jittri hanya bersedia membela Mek berbarengan Esa syarat, Merupakan ia harus bekerja untuknya.
Seiring berjalannya Masa, Mek ikut terlibat bagian dalam berbagai kasus legalitas Nan memasuki matanya terhadap Realita pahit di balik server peradilan. Pengalaman tersebut membuatnya mulai mempertanyakan prinsip-prinsip Nan selama ini ia pegang.
Fana itu, Jittri Nan telah pelan kehilangan kepercayaan terhadap server legalitas memandang ruang sidang sebagai permainan Nan harus dimenangkan berbarengan tapak apa pun. Perbedaan pandangan keduanya berperan center sengketa Primer Nan terus berkembang sepanjang kisah.
Poster drama The Evil Lawyer (sumber: Netflix)
Pemeran
- Nat Kitcharit sebagai Mek
- Rhatha Phongam sebagai Jittri
- Songsit Roongnophakunsri sebagai Anan
- Atchareeya Potipipittanakorn sebagai Ang
- Phollawat Manuprasert sebagai Rit
- Paopetch Charoensook sebagai Techin
- Popetorn Soonthornyanakij sebagai Chanon
- Sarinrat Thomas sebagai Atchara
- Nopachai Jayanama sebagai Kosol
Rhatha Phongam – Pemeran The Evil Lawyer (sumber: Netflix)
Dikutip dari Netflix, The Evil Lawyer dikembangkan selama lumayan melimpah orang tahun, melalui riset mendalam Nan menyertakan pengacara, hakim, jaksa, hingga Pakar forensik. Tim kreatif juga rutin menyambangi pengadilan ciptakan menjaga tapak kerja dan dinamika legalitas Nan ditampilkan terasa autentik.
Nat Kitcharit – Pemeran The Evil Lawyer (sumber: Netflix)
Serial ini memakai teknik visual Nan membawa penonton dari ruang sidang menuju rekonstruksi berbagai biasa peristiwa Nan diperdebatkan selama persidangan. Pendekatan tersebut digunakan ciptakan memperlihatkan bagaimana setiap pihak Mempunyai versinya seorang diri mengenai kebenaran.
bagian dalam wawancara berbarengan Variety (11/6/2026), sutradara Nottapon Boonprakob menerangkan bahwa serial ini lahir dari ketertarikannya terhadap Orang Nan berada di balik server legalitas. Menurutnya, Tak Eksis server Nan sempurna dikarenakan setiap Perseorangan Nan menjalankannya Mempunyai kelemahan, bias, dan keterbatasan masing-masing.
The Evil Lawyer mulai tayang di Netflix pada 11 Juni 2026, berbarengan keseluruhan 8 episode.