SRAGEN, iNews.id – Polisi Beralih Sigap dan menangkap seorang terduga pelaku pembunuhan siswi SD di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa inti. Pelaku berinisial S alias Suparman ditahan jajaran Satreskrim Polres Sragen di wilayah Kecamatan Gondang, Selasa (9/6/2026) sunyi.
Penangkapan dikerjakan setelah polisi mengusut intensif sejak mendapatkan laporan peristiwa. Kasus dugaan pembunuhan ini lebih masa lalu menimbulkan perhatian Penduduk dan padat dibahas di media sosial.
lafal Juga
Polisi Olah TKP Ulang singkap Kasus Pembunuhan Siswi SD di Sragen, Bunda Korban Histeris
Polisi memanfaatkan analisis digital dan pelacakan rekaman CCTV di sejumlah titik. tapak itu dikerjakan hasilkan menentukan sekaligus melacak keberadaan terduga pelaku.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menyetujui penangkapan terduga pelaku. Menurutnya, ketika ini mutakhir Esa orang Nan ditangani bagian dalam kasus tersebut.

lafal Juga
Misteri Siswi SD Tewas bagian dalam Griya di Sragen, Polisi kata Eksis Dugaan Kekerasan
“akurat, terduga pelaku telah ditangani tadi sunyi di wilayah Gondang. hasilkan Fana ini mutakhir Esa orang Nan kami amankan, namun penyelidikan dan pengembangan Tetap terus dikerjakan,” ujar AKBP Dewiana dikutip dari iNews Sragen, Rabu (10/6/2026).
Selain menangkap terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang data. Barang data tersebut diperkirakan terkait berbarengan tindak pidana Nan sedang diselidiki.

lafal Juga
Kronologi Siswi SD terungkap Tewas bagian dalam Griya di Sragen, Motor Keluarga Ikut Lenyap
ketika ini, S Tetap menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Sragen. Penyidik Tetap mendalami motif Nan melatarbelakangi peristiwa tersebut.
Penangkapan terduga pelaku turut membalas sejumlah spekulasi Nan lebih masa lalu berkembang di media sosial. lebih masa lalu, beredar berbagai dugaan Nan mengaitkan kasus ini berbarengan keluarga korban.

lafal Juga
Sragen Gempar! Siswi SD Berseragam Pramuka Tewas bagian dalam Griya, Bunda Histeris
AKBP Dewiana menegaskan, berdasarkan output penyelidikan Fana, terduga pelaku Tak Mempunyai Interaksi keluarga berbarengan korban maupun Bunda korban. Namun, polisi Tetap mendalami Interaksi terduga pelaku berbarengan tidak akurat Esa pihak Nan dikenal korban.
“Tak Eksis Interaksi keluarga berbarengan korban ataupun Bunda korban. Namun Nan bersangkutan teridentifikasi mengenal Bapak tiri korban. Interaksi tersebut Tetap kami dalami hasilkan mengetahui keterkaitannya berbarengan perkara ini,” ucapnya.
Polisi mengajak masyarakat Tak menyebarkan informasi Nan belum terverifikasi. Penduduk juga diminta Tak membangun opini Nan meraih membebani pihak tertentu. Polisi menjamin tahapan penyidikan dikerjakan secara profesional. Seluruh tapak penyelidikan dikatakan berdasarkan alat data Nan Absah.
“Minta masyarakat bersabar. ketika ini pemeriksaan Tetap terjadi. Apabila seluruh tahapan telah berakhir dan hasilnya telah Komplit, kami akan mengemukakan secara Formal kepada publik,” ujar Kapolres.
Editor: Donald Karouw