SRAGEN, KOMPAS.com – Polisi ujungnya menangkap pelaku pembunuhan Bilqis (11), siswi kelas V SD Nan terungkap tewas di rumahnya di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen.
Pelaku teridentifikasi bernama Suparman (53) alias Bledus, seorang buruh tani Nan diamankan di kediamannya di Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Sragen, pada Selasa (9/6/2026) Sekeliling pukul 23.00.
Penangkapan tersebut menyingkap sejumlah bukti mutakhir, mulai dari motif pembunuhan, upaya pelaku menghapuskan jejak, hingga history kejahatan Suparman Nan ternyata merupakan residivis kasus serupa.
Berdasarkan penjelasan polisi, berikut lima bukti terbaru kasus pembunuhan Bilqis di Sragen:
lafal juga: Polisi singkap Pembunuh Siswi SD di Sragen Residivis, Dua Korban sebelum itu Juga Meninggal
Pelaku diamankan Setelah Lima saat Penyelidikan
Bilqis terungkap meninggal Bumi di rumahnya di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, pada Jumat (5/6/2026).
ketika terungkap oleh ibunya, Dewi Sri Lestari (34), korban Tetap mengenakan seragam sekolah dan merasakan sejumlah luka dikarenakan senjata tajam.
Sejak kasus tersebut terungkap, Satreskrim Polres Sragen Seiring Direktorat Reserse Kriminal Biasa (Ditreskrimum) Polda Jawa center melaksanakan penyelidikan intensif.
Setelah lima saat penyelidikan, polisi ujungnya menangkap Suparman di rumahnya.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari berucap pelaku saat ini telah dikendalikan hasilkan menjalani pemeriksaan kelebihan terus.
lafal juga: Usai Beraksi, Pembunuh Siswi SD di Sragen Buang busana di Bengawan Solo dan Jual Motor
Motif Mau Merampas Motor dan Ponsel Korban
Polisi menyingkap motif Fana pelaku melaksanakan pembunuhan Ialah hasilkan memungut barang berharga milik korban.
Barang Nan berperan sasaran pelaku Merupakan sepeda motor Honda Vario dan telepon seluler milik Bilqis.
“Fana ini tersangka Tetap pelaku tunggal,” ungkapan Dewiana dikutip dari Kompas.com, Rabu (10/6/2026).
Setelah menghabisi korban, pelaku membawa kabur motor dan ponsel tersebut.
Temuan ini sekaligus menegaskan dugaan bahwa pembunuhan dikerjakan berdua motif pencurian disertai kekerasan.
lafal juga: Pembunuh Siswi SD di Sragen ternyata Buruh Tani, Begini Kondisinya ketika di Kantor Polisi
Buang busana ke Bengawan Solo dan Jual Motor ke Klaten
Usai melaksanakan aksinya, Suparman diperkirakan Berjuang menghapuskan jejak.