Korban teridentifikasi berinisial AH (50), Penduduk Kecamatan Tanralili. Korban terdeteksi bagian dalam kondisi meninggal Bumi di Dusun Bira, Desa Sudirman.
Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, berucap korban terdeteksi berdua luka serius pada bagian leher Nan diperkirakan dikarenakan tindak pidana pembunuhan.
“Pada masa Pekan, Sekeliling pukul 19.30 WITA di Dusun Bira, Desa Sudirman, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, terdeteksi seseorang bersimbah darah Nan telah terkapar di jalur raya. Setelah kami mendapatkan informasi tersebut, Personil langsung ke Letak peristiwa, dan menemukan korban telah meninggal Bumi berdua merasakan luka di bagian leher Nan kami kira merupakan korban pembunuhan,” ujar Douglas kepada wartawan ketika ditemui di Polsek Tanralili.
Polisi Nan mendapatkan laporan langsung mendatangi Letak peristiwa dan mengerjakan olah Loka peristiwa perkara (TKP). Dari output pemeriksaan permulaan, korban teridentifikasi merasakan Esa luka sayatan pada bagian Ambang leher sepanjang Sekeliling 18 sentimeter.
“Dari output olah TKP dan keterangan permulaan, terdapat Esa sayatan di bagian leher Sekeliling 18 sentimeter. Rencananya masa ini, Senin, akan dilaksanakan otopsi di Griya Sakit Bhayangkara Sulawesi Selatan,” Jernih Douglas.
Sejumlah barang kabar juga telah ditangani dari Letak peristiwa, antara lain Esa unit sepeda motor milik korban, helm, dan busana Nan dikenakan korban ketika terdeteksi.
Kapolres berucap penyelidikan Tetap berikut dijalankan oleh Polres Maros Seiring Polsek Tanralili berdua sokongan tim Reserse Kriminal Polda Sulawesi Selatan.
“Tiba ketika ini jajaran Polres Maros beserta Polsek Tanralili dan juga dibackup dari Reskrim Polda Sulawesi Selatan berikut mengerjakan penyelidikan ciptakan membongkar siapa pelaku dari peristiwa tersebut,” katanya.
Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk Penduduk Nan kali pertama menemukan korban dan pas melimpah orang orang Nan diperkirakan mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut.
“telah Eksis saksi Nan diinvestigasi, berkualitas saksi Nan menemukan korban maupun saksi-saksi lainnya. ketika ini Tetap dijalankan pemeriksaan di Polres Maros,” ungkapnya.
Terkait senjata Nan digunakan pelaku, polisi menduga korban merasakan luka dikarenakan sayatan Barang tajam. Namun, jenis senjata Nan digunakan Tetap belum teridentifikasi.
“Kami menduga luka tersebut dikarenakan sayatan senjata tajam, tetapi alat atau senjata Nan digunakan Tetap belum teridentifikasi,” ujarnya.
saat ini, penyidik Tetap mendalami motif pembunuhan tersebut. Polisi juga mengusut kemungkinan korban telah dibuntuti atau telah ditunggu oleh pelaku sebelum peristiwa.
(MAN)